Daud menghakimi pembunuh Isyboset
2 Samuel 4:11
Pembalasan atas Pembunuh Isyboset
“Terlebih lagi sekarang, ketika orang-orang fasik membunuh seorang benar di rumahnya, di atas tempat tidurnya, tidakkah aku akan menuntut darahnya dari tangan kalian dan melenyapkan kalian dari bumi?””2 Samuel 4:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“terlebih lagi sekarang, setelah orang-orang fasik membunuh seorang yang benar, di rumahnya di atas tempat tidurnya, tidakkah aku menuntut darahnya dari pada kamu dan melenyapkan kamu dari muka bumi?"”2 Samuel 4:11 · TB
Terjemahan Baru
“Betapa lebih berat lagi hukuman yang akan kujatuhkan kepada penjahat yang telah membunuh orang yang tidak bersalah dan sedang tidur di rumahnya sendiri! Sekarang aku menuntut pembalasan kepadamu atas pembunuhan itu, serta melenyapkan kamu dari muka bumi ini!"”2 Samuel 4:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Terlebih lagi ketika dua orang jahat membunuh seorang yang tidak bersalah saat sedang tidur di rumahnya sendiri! Pasti saya akan menuntut pembalasan atas nyawanya dan melenyapkan kalian dari muka bumi ini!””2 Samuel 4:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“How much more, when wicked men have slain a righteous person in his own house upon his bed? shall I not therefore now require his blood of your hand, and take you away from the earth?”2 Samuel 4:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 4:11?
Daud menegaskan bahwa membunuh orang benar di rumahnya sendiri adalah kejahatan yang harus dihukum. Ia tidak akan membiarkan darah Isyboset tidak tertuntut dari tangan Rekhab dan Baana, karena tindakan mereka sama sekali tidak bisa dibenarkan.
Latar belakang
Daud menyatakan keadilan
Daud menyebut pembunuhan Isyboset sebagai tindakan orang fasik yang membunuh orang benar di rumahnya sendiri. Ia menegaskan bahwa darah korban akan dituntut dari tangan mereka, dan mereka akan dilenyapkan dari bumi.
Di mana
Hebron
Di istana Daud, setelah menerima kepala Isyboset
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, ~30 tahun, mantan gembala
Kepada
Rekhab dan Baana
Pembunuh Isyboset, anak buah Rimon
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רשע
rasha · orang-orang fasik
orang yang bersalah, berdosa, atau bertindak melawan hukum Tuhan
צדיק
tsadiq · orang benar
orang yang adil dan saleh, sesuai dengan standar Tuhan
בקש
baqash · menuntut
mencari, menuntut, atau meminta pertanggungjawaban
Kontras antara 'rasha' (fasik) dan 'tsadiq' (benar) menunjukkan bahwa Daud melihat Isyboset sebagai orang yang tidak bersalah, dan Tuhan akan 'baqash' — mencari dan menuntut balas — bagi orang benar.
Tahukah kamu
Pembunuhan di siang hari
Isyboset dibunuh saat tidur siang, menunjukkan betapa rentannya dia dan betapa liciknya para pembunuh yang menyamar sebagai pengambil gandum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 4:11
Ulangan 19:13
Perintah untuk menghukum
“Janganlah engkau merasa sayang kepadanya; demikianlah engkau menghapuskan darah orang yang tidak bersalah dari Israel.”
Amsal 6:17
Daftar kekejian
“mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah.”
Wahyu 6:10
Tuhan menuntut darah
“Berapa lama lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan menuntut darah kami?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 4:11
✕ Sering dikira
Daud menyebut Isyboset 'orang benar' karena ia adalah raja yang sah.
✓ Yang sebenarnya
Isyboset bukan raja yang sempurna, tetapi dalam konteks ini ia tidak bersalah atas kejahatan yang dituduhkan, dan ia dibunuh secara tidak adil.
✕ Sering dikira
Daud ingin membalas dendam pribadi terhadap pembunuh Isyboset.
✓ Yang sebenarnya
Daud bertindak sebagai raja yang menegakkan keadilan, bukan sebagai pribadi yang dendam; ia menghukum sesuai hukum.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 4:11
Tuhan memperhatikan setiap kejahatan, bahkan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Kita mungkin bisa menipu manusia, tetapi tidak dengan Allah. Biarkan kesadaran ini membuat kita takut untuk berbuat dosa dan mendorong kita hidup transparan.
Ya Tuhan, sadarkan aku bahwa Engkau melihat segalanya; tolonglah aku untuk hidup dengan takut akan Engkau dan menjauhi segala kejahatan. Amin.