Duri yang Dibuang

2 Samuel 23:6

Perkataan Terakhir Daud dan Pahlawan-Pahlawannya

PerikopKata-Kata Daud yang Terakhir · 2 Samuel 23:1-7 →
“Namun, orang-orang yang berkelakuan jahat seperti duri yang dihamburkan, sebab mereka tidak dapat diambil dengan tangan.”

2 Samuel 23:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 23:6?

Ayat ini menggambarkan orang jahat seperti duri yang dibuang, tidak dapat dipegang dengan tangan, tetapi harus disingkirkan dengan alat besi atau tombak, dan akhirnya terbakar. Itu menunjukkan bahwa kejahatan pasti berakhir dengan kehancuran.

Latar belakang

Nasib Orang Jahat

Daud mengkontraskan orang benar dengan orang jahat. Orang jahat seperti duri yang dibuang, tidak berguna dan berbahaya. Mereka tidak dapat diambil dengan tangan, harus disingkirkan dengan besi atau api, dan akhirnya dibakar total.

Di mana

Yerusalem

Akhir hidup Daud, kemungkinan di istana

Kapan

~970 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberontakan Absalom
Kematian Daud
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, mantan gembala

I

Kepada

Israel

Bangsa Israel, pendengar perkataan Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַעֲדַנּוֹת

ma'adannot · duri

duri; sesuatu yang tajam, tidak berguna, dan menyakitkan

נָדַח

nadach · dihamburkan

dibuang, dicampakkan; ditolak

אֵשׁ

esh · api

api; simbol penghakiman dan kebinasaan

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa orang jahat tidak hanya ditolak, tetapi juga dihukum total. Gambaran duri yang dibakar mengingatkan bahwa penghakiman Allah pasti dan menyeluruh.

Tahukah kamu

Duri di Timur Tengah

Duri di tanah Israel sangat menusuk dan sulit dibersihkan. Petani sering membakar ladang berdur untuk membersihkannya, gambaran yang tepat untuk penghakiman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 23:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 23:6

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan kebencian terhadap orang jahat dan mendukung kekerasan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah deskripsi tentang konsekuensi kejahatan, bukan perintah untuk membenci. Ini adalah pengajaran tentang keadilan Allah.

✕  Sering dikira

Orang jahat langsung dihukum tanpa kesempatan untuk bertobat.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks yang lebih luas, Allah selalu memberikan kesempatan untuk bertobat; ini menggambarkan akhir dari orang yang keras kepala.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 23:6

Orang yang hidup dalam kejahatan akan menuai akibatnya. Kita harus menjauhi pergaulan yang buruk dan tidak berkompromi dengan dosa, karena pada akhirnya dosa akan membinasakan diri sendiri.

Tuhan, jauhkanlah aku dari jalan orang fasik; berikan aku kebijaksanaan untuk memilih yang benar dan menjauhi segala bentuk kejahatan. Amin.