Perjanjian Kekal yang Terjamin
2 Samuel 23:5
Perkataan Terakhir Daud dan Pahlawan-Pahlawannya
“Sebab, bukankah seperti itu keluargaku dengan Allah? Sesungguhnya, Dia telah mengadakan perjanjian yang kekal denganku, yang mengatur segala sesuatu dan terjamin. Sebab, segala keselamatanku dan segala hasratku, bukankah sesungguhnya Dia yang menumbuhkannya?”2 Samuel 23:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bukankah seperti itu keluargaku di hadapan Allah? Sebab Ia menegakkan bagiku suatu perjanjian kekal, teratur dalam segala-galanya dan terjamin. Sebab segala keselamatanku dan segala kesukaanku bukankah Dia yang menumbuhkannya?”2 Samuel 23:5 · TB
Terjemahan Baru
“Begitu juga keturunanku diberkati Allah, perjanjian-Nya kepadaku, tidak berubah, janji-Nya itu kekal dan sempurna, teratur dalam segala-galanya. Allah menjamin kemenanganku dan mengabulkan segala hasrat hatiku.”2 Samuel 23:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Demikianlah Allah memandang pemerintahan yang akan berlangsung melalui keturunanku. Untuk itulah Dia membuat perjanjian abadi denganku, perjanjian yang sudah ditetapkan dan tidak akan berubah. Dan itulah sebabnya Dia selalu menjamin keselamatanku dan mengabulkan semua yang aku inginkan.”2 Samuel 23:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Although my house be not so with God; yet he hath made with me an everlasting covenant, ordered in all things, and sure: for this is all my salvation, and all my desire, although he make it not to grow.”2 Samuel 23:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 23:5?
Daud mengingat perjanjian kekal yang Allah buat dengannya, yang mengatur segala sesuatu dan terjamin. Ini menunjukkan keyakinan Daud akan janji Allah yang pasti, memberinya keselamatan dan hasrat yang digenapi.
Latar belakang
Keyakinan akan Perjanjian Allah
Daud mengingat perjanjian kekal yang Allah buat dengannya, yang mengatur segala sesuatu dan terjamin. Ini adalah janji akan kerajaan yang stabil dan keselamatan yang dihasilkan oleh Allah. Daud menyatakan bahwa semua keselamatan dan hasratnya bertumbuh dari perjanjian ini.
Di mana
Yerusalem
Akhir hidup Daud, kemungkinan di istana
Kapan
~970 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur, mantan gembala
Kepada
Israel
Bangsa Israel, pendengar perkataan Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּרִית
berit · perjanjian
perjanjian; ikatan yang sah dan mengikat
עוֹלָם
olam · kekal
kekal, selama-lamanya; waktu yang tidak berujung
שָׁמַר
shamar · terjamin
menjaga, memelihara; pasti dan aman
Kombinasi 'berit' dan 'olam' menunjukkan perjanjian yang tidak bisa diputus, dan 'shamar' menegaskan bahwa Allah yang menjaganya. Daud tidak bergantung pada kekuatannya sendiri, tetapi pada kesetiaan Allah.
Tahukah kamu
Perjanjian dengan Daud
Dalam 2 Samuel 7, Allah berjanji mendirikan kerajaan Daud untuk selamanya. Ini adalah dasar dari harapan mesianis, yang digenapi dalam Yesus Kristus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 23:5
2 Samuel 7:16
Perjanjian kekal
“Kemudian seisi rumahmu dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapanmu; takhtamu akan didirikan untuk selama-lamanya.”
Mazmur 89:28
Perjanjian dan kasih setia
“Aku akan mengikat perjanjian dengan dia, dan akan menegakkan kasih setia-Ku untuk selama-lamanya.”
Yesaya 55:3
Perjanjian kekal
“Aku akan mengikat perjanjian kekal dengan kamu, sesuai dengan kasih setia yang teguh kepada Daud.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 23:5
✕ Sering dikira
Daud sombong dengan merasa bahwa keluarganya layak mendapat perjanjian itu.
✓ Yang sebenarnya
Daud mengakui bahwa perjanjian itu adalah inisiatif Allah, bukan karena kebaikannya sendiri; ini adalah respons iman yang rendah hati.
✕ Sering dikira
Perjanjian ini hanya tentang Daud secara pribadi, bukan tentang kita.
✓ Yang sebenarnya
Konteks dan Perjanjian Baru menunjukkan bahwa perjanjian itu digenapi dalam Kristus, yang adalah keturunan Daud, dan menjadi berkat bagi semua orang yang percaya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 23:5
Janji Allah adalah fondasi yang teguh. Ketika kita merasa ragu, ingatlah akan perjanjian-Nya yang tidak pernah gagal. Peganglah janji itu dan biarkan itu memberi kita ketenangan dan keyakinan.
Ya Allah, terima kasih untuk perjanjian-Mu yang kekal; kuatkan imanku untuk percaya penuh pada janji-Mu setiap hari. Amin.