Perkataan Terakhir Raja Daud
2 Samuel 23:1-7
Kata-Kata Daud yang Terakhir
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Nyanyian Perpisahan Daud
Ayat ini membuka perkataan terakhir Daud, yang ditulis sebagai puisi dan menjadi semacam wasiat rohani. Daud, yang sudah tua, menyadari bahwa hidupnya akan segera berakhir dan ia ingin meninggalkan pesan bagi generasi berikutnya.
Di mana
Yerusalem
Istana Daud · menjelang akhir hidupnya
Kapan
~970 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Penulis/Redaktur 2 Samuel
Penulis yang menyusun sejarah Daud
Kepada
Pembaca Israel
Umat Israel yang membaca kitab ini
Arti tiap ayat
Penjelasan 2 Samuel 23:1-7 Ayat per Ayat
2 Samuel 23:1
Ayat ini mencatat kata-kata terakhir Daud, menyebut dirinya anak Isai, orang yang ditinggikan, diurapi oleh Allah Yakub, dan pemazmur yang disenangi di Israel. Ini menunjukkan pengakuan Daud akan panggilan dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 23:2
Daud menyatakan bahwa Roh Tuhan berbicara melalui dia dan firman-Nya ada di lidahnya. Ini menegaskan bahwa perkataannya berasal dari ilham Roh Kudus, bukan dari dirinya sendiri.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 23:3
Ayat ini berbicara tentang Allah Israel dan Gunung Batu Israel yang berfirman, menekankan bahwa pemerintahan yang adil dan takut akan Allah adalah fondasi yang benar. Ini sebagai syarat bagi seorang pemimpin untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 23:4
Ayat ini membandingkan pemimpin yang adil dengan terang pagi yang menyegarkan, seperti matahari terbit tanpa awan, yang membuat rumput muda tumbuh setelah hujan. Itu gambaran berkat yang menumbuhkan kehidupan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 23:5
Daud mengingat perjanjian kekal yang Allah buat dengannya, yang mengatur segala sesuatu dan terjamin. Ini menunjukkan keyakinan Daud akan janji Allah yang pasti, memberinya keselamatan dan hasrat yang digenapi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 23:6
Ayat ini menggambarkan orang jahat seperti duri yang dibuang, tidak dapat dipegang dengan tangan, tetapi harus disingkirkan dengan alat besi atau tombak, dan akhirnya terbakar. Itu menunjukkan bahwa kejahatan pasti…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 23:7
Ayat ini memakai gambaran duri untuk menggambarkan orang jahat: mereka seperti duri yang dibuang, tidak bisa dipegang dengan tangan. Mereka hanya bisa diambil dengan besi atau gagang tombak, lalu dibakar. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →