Perkataan Terakhir Raja Daud

2 Samuel 23:1

Pahlawan-Pahlawan Daud dan Perkataan Terakhirnya

Inilah perkataan Daud yang terakhir: “Tutur kata Daud, anak Isai. Tutur kata orang yang ditinggikan, orang yang diurapi oleh Allah Yakub, pemazmur yang disenangi di Israel.

2 Samuel 23:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 23:1?

Ayat ini mencatat kata-kata terakhir Daud, menyebut dirinya anak Isai, orang yang ditinggikan, diurapi oleh Allah Yakub, dan pemazmur yang disenangi di Israel. Ini menunjukkan pengakuan Daud akan panggilan dan posisinya di hadapan Allah dan umat.

Latar belakang

Nyanyian Perpisahan Daud

Ayat ini membuka perkataan terakhir Daud, yang ditulis sebagai puisi dan menjadi semacam wasiat rohani. Daud, yang sudah tua, menyadari bahwa hidupnya akan segera berakhir dan ia ingin meninggalkan pesan bagi generasi berikutnya.

Di mana

Yerusalem

Istana Daud · menjelang akhir hidupnya

Kapan

~970 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud berkuasa penuh
Salomo naik takhta
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis/Redaktur 2 Samuel

Penulis yang menyusun sejarah Daud

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Israel yang membaca kitab ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דבר

devar · perkataan

ucapan atau firman yang keluar dari mulut

אחרון

acharon · terakhir

yang paling akhir, bukan yang pertama

דוד

David · Daud

yang dikasihi; nama raja Israel

Ketiga kata ini menegaskan bahwa Daud, meskipun seorang raja, adalah manusia yang menyampaikan pesan dari Allah. Ini adalah kata-kata terakhirnya yang dianggap penting secara ilahi, bukan sekadar pidato perpisahan.

Tahukah kamu

Disinggung dalam Kisah Para Rasul

Perkataan Daud ini dianggap sebagai salah satu inspirasi bagi Petrus saat ia berkotbah dalam Kisah Para Rasul 2, bahwa Daud adalah seorang nabi (Kis. 2:30).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 23:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 23:1

✕  Sering dikira

Anggapan bahwa 'perkataan yang terakhir' berarti ini adalah pidato perpisahan yang sedih dan penuh penyesalan.

✓  Yang sebenarnya

Sebenarnya, ini adalah nyanyian penuh syukur dan keyakinan akan perjanjian Allah, bukan ratapan.

✕  Sering dikira

Mengira bahwa 'Daud' dalam ayat ini hanya merujuk pada sosok historis, bukan tipe dari Mesias.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks Alkitab, Daud sering menjadi gambaran Yesus, dan ayat ini dapat dilihat sebagai nubuat tentang Kristus.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 23:1

Kita juga bisa merenungkan panggilan kita masing-masing, bahwa Allah telah mengangkat kita untuk menjadi berkat. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, dan jalani hidup dengan kesadaran bahwa kita dipilih-Nya.

Tuhan, aku bersyukur karena Engkau memanggil dan mengurapi aku untuk menjadi alat-Mu; mampukan aku untuk setia pada panggilan itu. Amin.