Daud berseru dalam kesesakan
2 Samuel 22:7
Nyanyian Syukur Daud
“Dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku, aku berseru. Dari Bait-Nya, Dia mendengar suaraku, dan teriakanku sampai di telinga-Nya.”2 Samuel 22:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berseru. Dan Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong masuk ke telinga-Nya.”2 Samuel 22:7 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN, aku berteriak kepada Allahku mohon pertolongan. Dari Rumah-Nya Ia mendengar suaraku dan memperhatikan seruanku.”2 Samuel 22:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN! Ya, dalam kesesakan hebat, ketika aku berseru kepada-Mu, ya Allahku, dari rumah-Mu Engkau mendengarkan aku. Doaku masih Engkau dengar.”2 Samuel 22:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“In my distress I called upon the LORD, and cried to my God: and he did hear my voice out of his temple, and my cry did enter into his ears.”2 Samuel 22:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 22:7?
Dalam kesesakan, Daud berseru kepada TUHAN dan Allah mendengar dari Bait-Nya. Artinya, saat kita berada dalam masalah, kita dapat berteriak minta tolong kepada Tuhan, dan Dia pasti mendengar serta menjawab dari tempat kediaman-Nya.
Latar belakang
Berseru dari Tengah Kesesakan
Daud menggambarkan momen ketika ia berada dalam bahaya maut, dikelilingi oleh musuh. Dalam keputusasaan, ia berseru kepada TUHAN, dan TUHAN mendengar dari Bait-Nya yang kudus. Ayat ini menunjukkan pergumulan yang nyata, tetapi juga keyakinan bahwa TUHAN mendengar seruan umat-Nya.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks pengalaman pribadi Daud, mungkin saat berada di tempat perlindungan atau saat merenungkan pertolongan TUHAN
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur, terkenal sebagai prajurit dan penyembah
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang membaca atau mendengar nyanyian ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָרָה
tsarah · kesesakan
kesempitan, tekanan, kesusahan yang berat
קָרָא
qara · berseru
memanggil, berteriak minta tolong dengan nyaring
שָׁמַע
shama · didengar
mendengar dengan perhatian, merespons
Kesesakan bukanlah akhir; seruan yang tulus didengar oleh Allah yang berdaulat. Kata 'qara' dan 'shama' menunjukkan hubungan yang personal—Allah bukan hanya mendengar suara, tetapi merespons dengan kasih.
Tahukah kamu
Bait Suci yang Belum Ada
Padahal Bait Allah belum dibangun pada zaman Daud (dibangun oleh Salomo), tetapi Daud berbicara tentang 'Bait-Nya' yang mungkin merujuk pada kemah suci atau kediaman surgawi Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 22:7
Mazmur 18:6
Hampir identik
“Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak.”
Mazmur 34:6
Tema seruan
“Orang ini tertindas dan berseru, TUHAN mendengar, dan menyelamatkannya.”
Yesaya 30:19
Janji didengar
“Sungguh, Ia akan mengasihani engkau, ketika engkau berseru; ketika Ia mendengarnya, Ia akan menjawab.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 22:7
✕ Sering dikira
Mengira bahwa Daud tidak pernah takut atau putus asa.
✓ Yang sebenarnya
Nyanyian ini justru mengakui kesesakan yang nyata, tetapi ia memilih untuk berseru kepada TUHAN.
✕ Sering dikira
Menganggap 'Bait-Nya' adalah Bait Suci yang sudah berdiri.
✓ Yang sebenarnya
Bait-Nya bisa merujuk pada kemah suci atau hadirat Allah di surga, karena Bait Suci belum dibangun.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 22:7
Ketika kamu menghadapi masalah yang berat, jangan diam saja. Berteriaklah kepada Tuhan dalam doa, percaya bahwa Dia mendengar dan peduli.
Tuhan, ketika aku dalam kesesakan, tolonglah aku untuk berseru kepada-Mu, dan percayalah bahwa Engkau mendengar suaraku. Amin.