2 Samuel 21:8
“Lalu, raja mengambil kedua anak laki-laki Rizpa, anak perempuan Aya, yang dilahirkannya bagi Saul, yaitu Armoni dan Mefiboset, dan lima anak laki-laki Merab, anak perempuan Saul, yang dilahirkannya bagi Adriel, anak Barzilai, orang Mehola.”2 Samuel 21:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu raja mengambil kedua anak laki- laki Rizpa binti Aya, yang dilahirkannya bagi Saul, yakni Armoni dan Mefiboset, dan kelima anak laki-laki Merab binti Saul, yang dilahirkannya bagi Adriel bin Barzilai, orang Mehola itu,”2 Samuel 21:8 · TB
Terjemahan Baru
“Yang diambil oleh Daud ialah Armoni dan Mefiboset, yaitu kedua orang putra Saul yang dilahirkan oleh Rizpa anak Aya; juga kelima orang putra Merab putri Saul, anak-anak itu lahir dari perkawinan Merab dengan Adriel anak Barzilai, orang Mehola itu.”2 Samuel 21:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tujuh laki-laki dari keturunan Saul yang diserahkan Daud kepada orang Gibeon adalah Armoni dan Mefiboset yang lain— yaitu dua anak Saul dari selirnya yang bernama Rizpa, serta lima cucu Saul dari anak perempuannya yang bernama Merab. (Rizpa adalah anak Aya. Suami Merab adalah Adriel anak Barzilai, dari kota Mehola.) Ketujuh orang itu digantung di hari yang sama pada awal musim panen jelai. Hukuman mati itu dilaksanakan di atas bukit Gibea.”2 Samuel 21:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the king took the two sons of Rizpah the daughter of Aiah, whom she bare unto Saul, Armoni and Mephibosheth; and the five sons of Michal the daughter of Saul, whom she brought up for Adriel the son of Barzillai the Meholathite:”2 Samuel 21:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 21:8?
Daud mengambil tujuh keturunan Saul—dua anak Rizpa dan lima anak Merab—dan menyerahkan mereka kepada orang Gibeon sebagai penebusan atas dosa Saul membunuh orang Gibeon.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 21:8
Dosa masa lalu bisa berdampak pada generasi berikutnya. Kita perlu bertanggung jawab atas kesalahan kita dan berusaha memulihkan hubungan yang rusak, meskipun itu membutuhkan pengorbanan yang besar.
Ya Tuhan, sadarkanlah aku akan dampak dosa-dosaku pada orang lain, dan berikanlah keberanian untuk mengambil langkah pemulihan meskipun berat. Amin.