Panggilan untuk Gibeon
2 Samuel 21:2
Daud Bertemu dengan Orang Gibeon
“Lalu, raja memanggil orang-orang Gibeon dan berbicara kepada mereka. Orang-orang Gibeon bukanlah orang Israel, melainkan mereka sesungguhnya adalah sisa-sisa orang Amori. Orang Israel telah bersumpah kepada mereka, tetapi Saul berusaha membinasakan mereka karena giat membela orang Israel dan Yehuda.”2 Samuel 21:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu raja memanggil orang-orang Gibeon dan berkata kepada mereka, --orang-orang Gibeon itu tidak termasuk orang Israel, tetapi termasuk sisa-sisa orang Amori dan walaupun orang Israel telah bersumpah kepada mereka, Saul berikhtiar membasmi mereka dalam kegiatannya untuk kepentingan orang Israel dan Yehuda, --”2 Samuel 21:2 · TB
Terjemahan Baru
“(Orang-orang Gibeon bukan orang Israel; mereka termasuk sekelompok kecil orang Amori. Orang-orang Israel telah berjanji akan melindungi mereka, tetapi Saul telah berusaha memusnahkan mereka karena ia memikirkan kepentingan orang Israel dan Yehuda.) Lalu Daud memanggil orang-orang Gibeon itu”2 Samuel 21:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang Gibeon bukan keturunan Israel, melainkan keturunan bangsa Amori. Pada zaman Yosua, bangsa Israel sudah bersumpah untuk tidak membinasakan penduduk kota Gibeon. Namun, karena Raja Saul tidak ingin bangsa Israel dan Yehuda tercampur dengan mereka, dia berusaha menghabisi mereka semua. Oleh sebab itu, Raja Daud memanggil tokoh-tokoh dari keturunan Gibeon yang masih hidup untuk mendiskusikan hal ini.”2 Samuel 21:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the king called the Gibeonites, and said unto them; (now the Gibeonites were not of the children of Israel, but of the remnant of the Amorites; and the children of Israel had sworn unto them: and Saul sought to slay them in his zeal to the children of Israel and Judah.)”2 Samuel 21:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 21:2?
Daud memanggil orang Gibeon, yang sebenarnya sisa bangsa Amori, untuk menanyakan bagaimana menebus kesalahan Saul yang telah berusaha membinasakan mereka, padahal Israel telah bersumpah demi nama Tuhan.
Latar belakang
Memanggil yang Terluka
Daud memanggil orang Gibeon untuk mendengar tuntutan mereka. Penulis menjelaskan bahwa orang Gibeon adalah sisa orang Amori, bukan orang Israel, dan mereka telah dilindungi oleh sumpah. Saul malah berusaha membinasakan mereka karena semangatnya yang salah.
Di mana
Yerusalem
Istana Daud, kemungkinan di ruang audiensi
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Penulis 2 Samuel
Narator yang menjelaskan latar belakang Gibeon
Kepada
Pembaca
Orang yang ingin memahami akar masalah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרָא
qara' · memanggil
memanggil dengan tujuan tertentu, mengundang hadir
לֹא מִבְּנֵי יִשְׂרָאֵל
lo mib'nei yisra'el · bukan orang Israel
tidak termasuk keturunan Yakub, tetapi orang asing
כָּלָה
kalah · membinasakan
menghabiskan, memusnahkan sampai habis
Kata 'memanggil' menunjukkan tindakan yang disengaja untuk berdialog. Istilah 'bukan orang Israel' menekankan bahwa mereka adalah kelompok yang rentan, dan 'membinasakan' menggambarkan niat Saul yang kejam.
Tahukah kamu
Siapa Orang Gibeon?
Orang Gibeon termasuk orang Hewi/Amori yang menipu Yosua agar mendapat perjanjian damai (Yosua 9). Mereka akhirnya menjadi penebang kayu dan pengangkat air untuk umat Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 21:2
Yosua 9:3-15
asal usul Gibeon
“Mereka berkata kepada Yosua: 'Kami ini hamba-hambamu.' Jawab Yosua: 'Siapakah kamu dan dari manakah kamu datang?'”
Ulangan 7:1-2
perintah tentang orang Amori
“Janganlah mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah mengasihani mereka.”
Amsal 6:16-17
dosa membunuh orang tak bersalah
“Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi-Nya: ... tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 21:2
✕ Sering dikira
Orang Gibeon disebut 'Amori' sebagai kata yang merendahkan
✓ Yang sebenarnya
Ini hanya istilah etnis, bukan hinaan. Mereka tetap dilindungi oleh perjanjian.
✕ Sering dikira
Saul membinasakan Gibeon karena menurut perintah Tuhan
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada perintah Tuhan untuk membinasakan Gibeon. Saul bertindak sendiri, padahal Israel telah bersumpah untuk melindungi mereka.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 21:2
Sumpah dan perjanjian adalah hal serius di mata Tuhan. Kita harus menepati janji, meskipun konsekuensinya berat.
Tuhan, mampukan kami untuk setia pada komitmen, sekalipun itu sulit. Amin.