Daud mengambil tulang Saul dan Yonatan
2 Samuel 21:12
Penebusan dan Peperangan
PerikopDaud dan Rizpa · 2 Samuel 21:10-14 →“Daud pergi mengambil tulang-tulang Saul dan tulang-tulang Yonatan dari warga Yabesh dan Gilead, yang telah mencurinya dari tanah lapang di Bet-San, tempat mereka digantung di sana oleh orang Filistin ketika Saul dikalahkan oleh orang Filistin di Gilboa.”2 Samuel 21:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka pergilah Daud mengambil tulang-tulang Saul dan tulang-tulang Yonatan, anaknya, dari warga-warga kota Yabesh-Gilead, yang telah mencuri tulang-tulang itu dari tanah lapang di Bet-San, tempat orang Filistin menggantung mereka, ketika orang Filistin memukul Saul kalah di Gilboa.”2 Samuel 21:12 · TB
Terjemahan Baru
“ia pergi mengambil tulang-tulang Saul dan Yonatan dari penduduk kota Yabes di Gilead. (Orang-orang itu telah mencuri tulang-tulang itu dari tanah lapang kota di Bet-San, tempat orang Filistin menggantung mayat-mayat itu setelah mengalahkan Saul di Bukit Gilboa.)”2 Samuel 21:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena itu, Daud menyuruh beberapa petugasnya untuk mengumpulkan tulang-tulang ketujuh orang itu. Mereka juga disuruh mengambil tulang-tulang Saul dan Yonatan dari penduduk kota Yabes. (Dulu, setelah Saul dan Yonatan tewas di Gilboa, mayat mereka digantung oleh orang Filistin di dinding alun-alun kota Bet Syan, tetapi orang-orang dari kota Yabes mencuri kedua mayat itu dan menguburkannya di kota mereka.)”2 Samuel 21:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And David went and took the bones of Saul and the bones of Jonathan his son from the men of Jabeshgilead, which had stolen them from the street of Bethshan, where the Philistines had hanged them, when the Philistines had slain Saul in Gilboa:”2 Samuel 21:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 21:12?
Daud pergi ke Yabesh-Gilead untuk mengambil tulang-tulang Saul dan Yonatan, yang telah dicuri oleh penduduk Yabesh dari tembok Bet-San setelah kekalahan Israel di Gilboa.
Latar belakang
Menghormati raja yang gugur
Daud pergi ke Yabesh-Gilead untuk mengambil tulang-tulang Saul dan Yonatan, yang telah diambil oleh penduduk kota itu dari tembok Bet-San setelah kematian mereka. Tindakan ini menunjukkan penghormatan Daud kepada raja yang diurapi dan sahabatnya.
Di mana
Yabesh-Gilead
Kota di sebelah timur Sungai Yordan
Kapan
~970 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Narator
penulis sejarah Daud, ~950 SM
Kepada
Pembaca
umat Israel, pembaca kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֶצֶם
etsem · tulang-tulang
tulang, kerangka; inti dari seseorang
שָׁאוּל
Sha'ul · Saul
yang diminta; raja pertama Israel
יְהוֹנָתָן
Yehonatan · Yonatan
TUHAN telah memberi; sahabat Daud
Tulang-tulang Saul dan Yonatan mewakili warisan dan janji. Daud mengambilnya untuk menguburkan dengan hormat, menunjukkan kasih dan kesetiaan yang melampaui kematian.
Tahukah kamu
Pencurian tulang
Penduduk Yabesh-Gilead sebelumnya telah mengambil mayat Saul dan anak-anaknya dari tembok Bet-San pada malam hari, menunjukkan keberanian dan loyalitas mereka kepada Saul.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 21:12
1 Samuel 31:12
tindakan Yabesh-Gilead
“Maka bangunlah semua orang gagah perkasa, berjalan sepanjang malam untuk mengambil mayat Saul dan mayat anak-anaknya dari tembok Bet-San...”
2 Samuel 1:23
ikatan Saul-Yonatan
“Saul dan Yonatan, yang dicintai dan yang disayangi, tidak terpisahkan semasa hidup dan tidak terpisahkan pada waktu mati.”
Kejadian 50:25
menghormati tulang
“Lalu Yusuf menyuruh anak-anak Israel bersumpah, katanya: 'TUHAN pasti akan memperhatikan kamu; maka kamu harus membawa tulang-tulangku dari sini.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 21:12
✕ Sering dikira
Daud mengambil tulang-tulang karena dendam kepada Saul.
✓ Yang sebenarnya
Daud menghormati Saul sebagai raja yang diurapi, bukan membalas dendam.
✕ Sering dikira
Yabesh-Gilead mencuri tulang-tulang untuk dijual.
✓ Yang sebenarnya
Mereka mengambil mayat untuk menguburkannya dengan hormat, seperti yang dilakukan mereka sebelumnya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 21:12
Menghormati orang yang telah meninggal, bahkan musuh sekalipun, adalah tindakan yang mulia. Kita bisa menunjukkan rasa hormat dengan cara yang nyata, seperti mengenang jasa mereka atau menyelesaikan urusan yang belum tuntas.
Ya Tuhan, ajarlah aku untuk menghormati setiap orang, terutama mereka yang telah berjasa, dan berikan aku kebijaksanaan untuk melakukan hal yang benar dalam setiap keadaan. Amin.