2 Samuel 21:12
“Daud pergi mengambil tulang-tulang Saul dan tulang-tulang Yonatan dari warga Yabesh dan Gilead, yang telah mencurinya dari tanah lapang di Bet-San, tempat mereka digantung di sana oleh orang Filistin ketika Saul dikalahkan oleh orang Filistin di Gilboa.”2 Samuel 21:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka pergilah Daud mengambil tulang-tulang Saul dan tulang-tulang Yonatan, anaknya, dari warga-warga kota Yabesh-Gilead, yang telah mencuri tulang-tulang itu dari tanah lapang di Bet-San, tempat orang Filistin menggantung mereka, ketika orang Filistin memukul Saul kalah di Gilboa.”2 Samuel 21:12 · TB
Terjemahan Baru
“ia pergi mengambil tulang-tulang Saul dan Yonatan dari penduduk kota Yabes di Gilead. (Orang-orang itu telah mencuri tulang-tulang itu dari tanah lapang kota di Bet-San, tempat orang Filistin menggantung mayat-mayat itu setelah mengalahkan Saul di Bukit Gilboa.)”2 Samuel 21:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena itu, Daud menyuruh beberapa petugasnya untuk mengumpulkan tulang-tulang ketujuh orang itu. Mereka juga disuruh mengambil tulang-tulang Saul dan Yonatan dari penduduk kota Yabes. (Dulu, setelah Saul dan Yonatan tewas di Gilboa, mayat mereka digantung oleh orang Filistin di dinding alun-alun kota Bet Syan, tetapi orang-orang dari kota Yabes mencuri kedua mayat itu dan menguburkannya di kota mereka.)”2 Samuel 21:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And David went and took the bones of Saul and the bones of Jonathan his son from the men of Jabeshgilead, which had stolen them from the street of Bethshan, where the Philistines had hanged them, when the Philistines had slain Saul in Gilboa:”2 Samuel 21:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 21:12?
Daud pergi ke Yabesh-Gilead untuk mengambil tulang-tulang Saul dan Yonatan, yang telah dicuri oleh penduduk Yabesh dari tembok Bet-San setelah kekalahan Israel di Gilboa.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 21:12
Menghormati orang yang telah meninggal, bahkan musuh sekalipun, adalah tindakan yang mulia. Kita bisa menunjukkan rasa hormat dengan cara yang nyata, seperti mengenang jasa mereka atau menyelesaikan urusan yang belum tuntas.
Ya Tuhan, ajarlah aku untuk menghormati setiap orang, terutama mereka yang telah berjasa, dan berikan aku kebijaksanaan untuk melakukan hal yang benar dalam setiap keadaan. Amin.