Kasih yang tak terpisahkan
2 Samuel 1:23
Daud Meratapi Saul dan Yonatan
“Saul dan Yonatan, mereka yang dicintai dan yang menyenangkan. Dalam hidup dan kematian, mereka tidak terpisahkan. Mereka lebih cepat dari burung rajawali, lebih kuat dari singa.”2 Samuel 1:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Saul dan Yonatan, orang-orang yang dicintai dan yang ramah, dalam hidup dan matinya tidak terpisah. Mereka lebih cepat dari burung rajawali, mereka lebih kuat dari singa.”2 Samuel 1:23 · TB
Terjemahan Baru
“Saul dan Yonatan, begitu ramah dan dikasihi; senantiasa bersatu dalam hidup dan mati; mereka lebih cepat dari burung garuda, lebih kuat dari singa muda.”2 Samuel 1:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saul dan Yonatan sangat disayangi semasa hidup mereka. Keduanya tak terpisahkan saat hidup maupun mati. Mereka lebih cepat daripada rajawali, lebih kuat daripada singa.”2 Samuel 1:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Saul and Jonathan were lovely and pleasant in their lives, and in their death they were not divided: they were swifter than eagles, they were stronger than lions.”2 Samuel 1:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 1:23?
Daud meratapi kepergian Saul dan Yonatan, yang digambarkan sebagai pribadi yang dicintai dan menyenangkan. Mereka tidak pernah terpisahkan dalam hidup dan mati, seperti elang yang cepat dan singa yang kuat. Ini menunjukkan kasih dan penghormatan Daud kepada mereka, meskipun Saul sempat mengejarnya.
Latar belakang
Pujian untuk Saul dan Yonatan
Daud menyebut Saul dan Yonatan sebagai 'yang dicintai dan yang menyenangkan,' menekankan keakraban mereka baik dalam hidup maupun mati. Mereka digambarkan secepat rajawali dan sekuat singa, menunjukkan keperkasaan dan kecepatan mereka di medan perang.
Di mana
Ziklag
Daud mengungkapkan kerinduannya kepada Yonatan dan menghormati Saul di hadapan umum
Kapan
~1010 SM
Zaman Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja muda Israel, sahabat karib Yonatan
Kepada
Bangsa Israel
Orang-orang yang berkabung atas kekalahan di Gilboa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֲהוּבִים
ahuvim · dicintai
orang-orang yang dikasihi, disayangi
נְעִימִים
ne'imim · menyenangkan
menyenangkan, manis, ramah
נִפְרָדוּ
nifradu · terpisahkan
terbagi, dipisahkan
Kata 'dicintai' dan 'menyenangkan' mungkin merujuk pada hubungan mereka yang harmonis, tetapi 'tidak terpisahkan' menegaskan ikatan yang tak terputus bahkan oleh kematian.
Tahukah kamu
Burung rajawali dan singa
Burung rajawali melambangkan kecepatan dan penglihatan tajam, sedangkan singa adalah simbol kekuatan dan keberanian. Banyak raja Timur Dekat kuno memakai gelar-gelar ini untuk menunjukkan kehebatan mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 1:23
1 Samuel 18:1
kasih yang dalam
“Setelah Daud selesai berbicara dengan Saul, jiwa Yonatan menjadi terikat dengan jiwa Daud, dan Yonatan mengasihi Daud seperti dirinya sendiri.”
Rut 1:16
kesetiaan sampai mati
“Tetapi Rut berkata: Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ juga aku pergi.”
Amsal 18:24
persahabatan sejati
“Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib daripada seorang saudara.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 1:23
✕ Sering dikira
Menganggap Saul dan Yonatan tidak pernah berselisih, padahal Yonatan memihak Daud.
✓ Yang sebenarnya
Daud memuji kualitas mereka sebagai pribadi, bukan hubungan mereka satu sama lain.
✕ Sering dikira
Mengira 'tidak terpisahkan' berarti mereka mati bersama-sama dalam satu kejadian.
✓ Yang sebenarnya
Mereka mati dalam pertempuran yang sama, tetapi ratapan ini lebih merupakan ungkapan bahwa kematian tidak memisahkan mereka dalam kenangan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 1:23
Hubungan yang penuh kasih dan kesetiaan adalah anugerah yang berharga. Daud tetap menghormati Saul meskipun telah disakiti, dan mengakui kebaikan mereka. Marilah kita belajar untuk memaafkan dan melihat kebaikan dalam diri orang lain, bahkan mereka yang pernah menyakiti kita, karena setiap orang berharga di mata Tuhan.
Bapa, ajar aku untuk mengasihi tanpa syarat dan menghormati orang lain sebagaimana Engkau menghormati mereka. Amin.