Tombak Abner Menembus Asael

2 Samuel 2:23

Pertempuran di Gibeon dan Kematian Asael

PerikopAbner Membunuh Asael · 2 Samuel 2:18-23 →
“Asael menolak berhenti. Lalu, Abner menusuk perutnya dari belakang dengan tombaknya sehingga tombak itu menembus di belakangnya. Dia rebah dan mati di tempat itu. Semua orang yang datang ke tempat Asael rebah dan mati berhenti di sana.”

2 Samuel 2:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 2:23?

Asael menolak berhenti, akhirnya Abner menusuknya dengan tombak dari belakang sehingga mati. Ini menunjukkan kematian yang tidak perlu akibat kekeraskepalaan Asael dan konsekuensi dari perang saudara.

Latar belakang

Kematian Asael yang tragis

Asael mengabaikan peringatan Abner dan terus mengejar. Dengan satu tikaman tombak ke perut, Abner membunuhnya. Semua orang yang lewat berhenti di tempat itu, menunjukkan kesedihan.

Di mana

Gibeon

Medan pertempuran, dekat telaga

Kapan

~1010 SM

Periode Hakim-hakim & Raja Saul/Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Saul wafat
Perang saudara antara Daud dan Isyboset
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis naratif

Narator kisah, kemungkinan nabi atau imam

P

Kepada

Pembaca kitab

Umat Israel yang mengenal sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָאֵן

ma'en · menolak

menolak, tidak mau

חֲנִית

chanit · tombak

tombak, lembing

מוּת

mut · mati

mati, tewas

'Ma'en' menunjukkan keputusan keras kepala Asael. 'Chanit' adalah senjata yang biasa dipakai Abner, dan 'mut' mengakhiri perlawanan. Ini menekankan konsekuensi dari ketaatan yang salah.

Tahukah kamu

Senjata Abner

Tombak yang digunakan Abner mungkin adalah lembing, senjata jarak pendek yang efisien.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 2:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 2:23

✕  Sering dikira

Abner membunuh Asael dengan sengaja dan kejam.

✓  Yang sebenarnya

Abner memberi peringatan; kematian terjadi karena Asael memaksa.

✕  Sering dikira

Semua orang berhenti karena takut mati.

✓  Yang sebenarnya

Mereka berhenti untuk meratapi kematian Asael atau karena tabu darah.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 2:23

Kekerasan dan perpecahan hanya membawa kehancuran. Kadang kita harus mengalah demi kebaikan bersama, daripada memaksakan keinginan sendiri yang bisa merugikan banyak orang.

Tuhan, jauhkan aku dari sikap keras kepala yang membawa celaka, dan tanamkan dalam diriku semangat perdamaian, Amin.