Ratapan Daud untuk Absalom

2 Samuel 19:4

Daud Kembali ke Takhta

PerikopYoab Memarahi Daud · 2 Samuel 19:1-8 →
“Raja menyelubungi wajahnya. Lalu, dengan suara nyaring, raja meratap, “Anakku, Absalom. Absalom, anakku, anakku!””

2 Samuel 19:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 19:4?

Daud menutup wajahnya dan meratap nyaring tentang kematian Absalom, anaknya. Ini menunjukkan duka yang mendalam, bahkan untuk anak yang telah memberontak. Daud tidak bisa menyembunyikan kesedihannya di depan umum.

Latar belakang

Daud tak bisa berhenti berduka

Setelah kemenangan atas Absalom, rakyat kembali ke kota, tetapi Daud menutup wajahnya dan menangis histeris. Ia meratapi kematian anaknya, bukan merayakan kemenangan.

Di mana

Mahanaim

Di rumah raja di Mahanaim

Kapan

~980 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Absalom
Daud kembali ke Yerusalem
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Samuel, mungkin nabi Samuel atau imam Zadok

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel yang membaca kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיְלַבֵּט

way'labbet · menyelubungi

menutupi atau membungkus, menunjukkan ketidakmampuan menghadapi kenyataan

זָעַק

za'aq · meratap

berteriak dengan suara keras, melampiaskan kesedihan

בְּנִי

beni · anakku

sebutan kasih untuk anak laki-laki, penuh kehilangan

Kata-kata Daud 'Anakku, Absalom' mengungkapkan kasih yang tak terpahami, bahkan terhadap anak yang memberontak. Ini menunjukkan pergumulan antara kasih ayah dan keadilan raja.

Tahukah kamu

Menyelubungi wajah

Dalam budaya Timur Tengah, menutup muka adalah tanda duka yang ekstrem atau malu, mirip dengan kabung yang dilakukan Yusuf (Kejadian 37:34).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 19:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 19:4

✕  Sering dikira

Daud menyesali kemenangannya sendiri

✓  Yang sebenarnya

Daud bersedih karena kehilangan anak, bukan menyesali kemenangan, tetapi ia lupa bahwa kemenangan itu adalah berkat Tuhan.

✕  Sering dikira

Daud hanya peduli pada dirinya sendiri

✓  Yang sebenarnya

Kesedihan Daud wajar sebagai manusia, tetapi ia gagal memimpin dengan mengabaikan rakyat yang berjuang untuknya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 19:4

Duka yang mendalam adalah hal yang manusiawi. Tidak salah untuk mengekspresikan kesedihan kita kepada Tuhan dan orang terdekat, karena itu bagian dari pengudusan emosi.

Ya Tuhan, tolong kami untuk jujur mengungkapkan duka kami kepada-Mu dan menerima penghiburan-Mu. Amin.