Barzilai menolak tawaran Daud

2 Samuel 19:34

Daud Kembali dan Berdamai

PerikopBarzilai Ikut Mengantarkan Raja · 2 Samuel 19:31-38 →
“Barzilai berkata kepada raja, “Berapa tahun lagi aku hidup sehingga harus pergi bersama raja ke Yerusalem?”

2 Samuel 19:34 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 19:34?

Barzilai menolak tawaran Daud dengan alasan usianya yang sudah tua. Dia merasa tidak layak dan tidak perlu lagi menikmati kemewahan istana di Yerusalem, karena hidupnya sudah mendekati akhir.

Latar belakang

Menolak dengan bijak

Barzilai telah menyediakan makanan bagi Daud selama di Mahanaim. Ketika Daud mengajaknya pindah ke Yerusalem, Barzilai menolak dengan rendah hati karena merasa sudah terlalu tua.

Di mana

Sungai Yordan

Di tepi sungai, saat Daud menyeberang

Kapan

~970 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Absalom
Pemberontakan Seba
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Barzilai

kaya, 80 tahun, setia pada Daud

R

Kepada

Raja Daud

raja Israel yang baru kembali

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חַי

khai · hidup

berarti hidup atau kehidupan, menekankan keberadaan yang aktif

עָלָה

alah · pergi

berarti naik, sering dipakai untuk bepergian, terutama ke Yerusalem yang lebih tinggi

מֶלֶךְ

melekh · raja

berarti raja, penguasa

Kata 'hidup' menekankan kualitas hidup, bukan sekadar usia; Barzilai memilih tidak menjadi beban bagi raja.

Tahukah kamu

Usia lanjut, hikmat matang

Di Timur Dekat kuno, umur 80 tahun adalah sangat tua dan jarang dicapai.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 19:34

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 19:34

✕  Sering dikira

Barzilai menganggap dirinya tidak layak ke istana karena miskin.

✓  Yang sebenarnya

Dia kaya, tetapi merasa terlalu tua untuk menikmati kemewahan istana.

✕  Sering dikira

Pertanyaan Barzilai berarti dia meragukan kebaikan Daud.

✓  Yang sebenarnya

Dia justru merendahkan diri, menganggap dirinya tidak perlu diganjar.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 19:34

Ada saatnya kita harus menyadari keterbatasan dan tidak memaksakan diri untuk sesuatu yang sudah tidak relevan. Bijaklah dalam menilai kebutuhan kita.

Tuhan, berikan aku kebijaksanaan untuk menerima tahap hidupku dan tidak serakah akan hal-hal yang tidak perlu. Amin.