Mefiboset Menerima Keputusan

2 Samuel 19:30

Daud Kembali dan Berdamai

PerikopMefiboset Menyongsong Raja · 2 Samuel 19:24-30 →
“Mefiboset menjawab kepada raja, “Biarlah dia mengambil semuanya, sebab tuanku raja sudah pulang dengan selamat ke dalam istana.””

2 Samuel 19:30 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 19:30?

Mefiboset merespons dengan sangat murah hati: ia mengizinkan Ziba mengambil semuanya, asalkan raja sudah pulang dengan selamat. Ia lebih peduli pada kesejahteraan raja daripada harta bendanya.

Latar belakang

Mefiboset merelakan semuanya

Mefiboset menerima keputusan Daud dengan rendah hati. Ia lebih bersukacita karena raja pulang dengan selamat daripada memikirkan harta. Ia menganggap keselamatan raja lebih berharga daripada seluruh tanah.

Di mana

Yerusalem

Di istana, saat menghadap raja

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Absalom
Pemisahan Kerajaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mefiboset

Cucu Saul yang timpang, rendah hati

R

Kepada

Raja Daud

Raja Israel yang baru kembali

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלוֹם

shalom · selamat

Damai, selamat, sejahtera, utuh.

לָקַח

laqach · mengambil

Mengambil, menerima.

בַּיִת

bayit · istana

Rumah, istana, keluarga.

Mefiboset mengutamakan 'shalom' (keselamatan) raja daripada 'laqach' (mengambil) harta, menunjukkan bahwa damai lebih berharga daripada kepemilikan.

Tahukah kamu

Mefiboset tidak mementingkan harta

Ia menunjukkan kesetiaan yang tulus, berbeda dengan Ziba yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 19:30

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 19:30

✕  Sering dikira

Mefiboset tidak peduli tanahnya

✓  Yang sebenarnya

Ia peduli, tetapi menganggap keselamatan raja lebih penting.

✕  Sering dikira

Mefiboset lemah karena tidak menuntut

✓  Yang sebenarnya

Kerendahan hatinya adalah kekuatan karakter, bukan kelemahan.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 19:30

Kita dapat menunjukkan kasih dan pengabdian dengan melepaskan hak kita demi orang yang kita kasihi. Fokus pada yang lebih penting membawa kedamaian.

Bapa, ubah hatiku agar lebih mengutamakan orang lain dan damai sejahtera daripada kepentingan pribadi. Amin.