Daud Membagi Tanah

2 Samuel 19:29

Daud Kembali dan Berdamai

Raja menjawab, “Mengapa kamu masih berbicara mengenai perkaramu? Aku memutuskan bahwa kamu dan Ziba harus berbagi ladang!”

2 Samuel 19:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 19:29?

Raja Daud memutuskan bahwa Mefiboset dan Ziba harus berbagi ladang, sebagai penyelesaian atas perselisihan mereka. Ini adalah keputusan kompromi yang tidak memihak sepenuhnya.

Latar belakang

Daud memutuskan pembagian tanah

Daud menghentikan perdebatan Mefiboset dengan keputusan tegas: tanah akan dibagi antara Mefiboset dan Ziba. Ini adalah kompromi politik untuk mengakomodasi kedua belah pihak setelah pengkhianatan dan laporan yang saling bertentangan.

Di mana

Yerusalem

Di istana, saat menghadap raja

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Absalom
Pemisahan Kerajaan
Kamu di sini
R

Yang berbicara

Raja Daud

Raja Israel yang bijaksana, sedang memulihkan kerajaan

M

Kepada

Mefiboset

Cucu Saul yang timpang, setia kepada Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָלַק

chalaq · berbagi

Membagi, memberikan bagian kepada masing-masing.

שָׂדֶה

sadeh · ladang

Tanah, ladang, atau properti.

אָמַר

amar · memutuskan

Berkata, memerintahkan, memutuskan.

Daud menggunakan otoritasnya ('amar') untuk membagi ('chalaq') tanah ('sadeh'), menunjukkan bahwa keputusan raja adalah final, tetapi tidak sepenuhnya memihak.

Tahukah kamu

Keputusan Daud dipertanyakan

Keputusan ini tampak tidak adil karena Mefiboset tidak bersalah, tetapi Daud mungkin ingin menjaga stabilitas dengan tidak menghukum Ziba yang mendukungnya saat pelarian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 19:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 19:29

✕  Sering dikira

Daud menghukum Mefiboset

✓  Yang sebenarnya

Daud tidak menghukum, tetapi membagi tanah untuk menenangkan situasi.

✕  Sering dikira

Ziba terbukti benar

✓  Yang sebenarnya

Daud tidak menyatakan siapa yang benar, hanya membuat keputusan praktis.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 19:29

Terkadang dalam konflik, kita perlu menerima keputusan yang tidak sempurna. Yang penting adalah memulihkan hubungan dan bergerak maju, bukan memenangkan semua tuntutan.

Tuhan, ajari aku untuk menerima keputusan dengan lapang dada dan mengutamakan damai. Amin.