Absalom Terjebak di Pohon Tarbantin
2 Samuel 18:9
Kematian Absalom dan Duka Daud
PerikopPasukan Daud Mengalahkan Pasukan Absalom · 2 Samuel 18:6-18 →“Lalu, Absalom bertemu dengan orang-orang Daud. Pada waktu itu, Absalom naik di atas bagal. Saat bagal itu berjalan di bawah jalinan dahan-dahan pohon tarbantin yang besar, kepalanya tersangkut pada pohon tarbantin itu sehingga dia tergantung di antara langit dan bumi, sedangkan bagal yang di bawahnya berlari terus.”2 Samuel 18:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kebetulan Absalom bertemu dengan orang-orang Daud. Adapun Absalom menunggangi bagal. Ketika bagal itu lewat di bawah jalinan dahan- dahan pohon tarbantin yang besar, tersangkutlah kepalanya pada pohon tarbantin itu, sehingga ia tergantung antara langit dan bumi, sedang bagal yang dikendarainya berlari terus.”2 Samuel 18:9 · TB
Terjemahan Baru
“Sewaktu Absalom menunggangi bagalnya, tiba-tiba ia bertemu dengan anak buah Daud. Bagal itu lewat di bawah pohon yang besar dan rendah, maka tersangkutlah kepala Absalom pada sebuah dahannya. Bagalnya berlari terus sedangkan Absalom ketinggalan dan tergantung di situ.”2 Samuel 18:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Absalom menunggangi bagal dalam pertempuran itu. Tiba-tiba dia berpapasan dengan beberapa tentara Daud. Ketika bagalnya melewati ranting-ranting pohon besar, kepala Absalom tersangkut di ranting-ranting itu, sedangkan bagalnya terus berlari.”2 Samuel 18:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Absalom met the servants of David. And Absalom rode upon a mule, and the mule went under the thick boughs of a great oak, and his head caught hold of the oak, and he was taken up between the heaven and the earth; and the mule that was under him went away.”2 Samuel 18:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 18:9?
Absalom, yang sedang naik bagal, tersangkut kepalanya di dahan pohon besar, sehingga tergantung di udara. Ini terjadi saat dia berhadapan dengan pasukan Daud, menunjukkan pergumulannya dengan takdir yang tragis.
Latar belakang
Kecelakaan yang Menentukan
Absalom, yang sedang menunggang bagal, secara tidak sengaja tersangkut kepalanya di dahan pohon tarbantin besar. Rambutnya yang panjang mungkin membuatnya terjebak, dan bagalnya terus berlari, meninggalkan Absalom tergantung di udara. Momen ini mengubah arah perang, karena ia menjadi sasaran mudah dan akhirnya dibunuh oleh Yoab.
Di mana
Hutan Efraim
Di antara pohon-pohon besar, saat pasukan Daud menyerang
Kapan
~980 SM
Pemberontakan Absalom
Yang berbicara
Penulis 2 Samuel
Sejarawan kerajaan, mencatat peristiwa Daud
Kepada
Pembaca kitab
Umat Israel, generasi kemudian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָזַק
chazaq · tersangkut
menjadi kuat, berpegang, menahan, atau membuat terperangkap
אֵלָה
elah · tarbantin
pohon tarbantin, atau pohon besar yang rindang
נָתַן
natan · tergantung
memberi, menaruh, atau di sini: ditempatkan menggantung
Kata 'chazaq' menunjukkan bahwa kepala Absalom tertahan kuat, bukan hanya tersangkut ringan. 'Natan' menjelaskan posisinya yang menggantung pasif. Ini menunjukkan nasibnya sudah ditentukan, ia tak bisa lepas sendiri.
Tahukah kamu
Rambut Absalom Menjadi Bumerang
Absalom terkenal dengan rambutnya yang lebat dan indah (2 Samuel 14:26), yang menjadi kebanggaannya. Namun, justru rambut itulah yang mungkin menyebabkan ia tersangkut di dahan, sehingga menjadi akhir hidupnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 18:9
2 Samuel 14:26
rambut yang panjang
“Dan ketika dia mencukur rambutnya... rambut di kepalanya itu beratnya dua ratus syikal”
2 Samuel 18:14
kematian Absalom
“Yoab berkata... mengambil tiga lembing dan menikamkannya ke jantung Absalom”
Ulangan 21:23
mayat tergantung
“karena orang yang digantung adalah kutukan bagi Allah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 18:9
✕ Sering dikira
Mengira Absalom tersangkut karena rambutnya saja, padahal teks hanya mengatakan kepalanya tersangkut; bisa jadi karena dahan atau helm.
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebutkan rambut secara eksplisit, meski rambutnya terkenal panjang.
✕ Sering dikira
Menganggap ini kecelakaan murni tanpa makna, padahal ini dilihat sebagai penghakiman ilahi atas pemberontakannya.
✓ Yang sebenarnya
Bagi pembaca kuno, kejadian ini menunjukkan campur tangan Allah dalam menjatuhkan Absalom.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 18:9
Kejadian ini menunjukkan bahwa kesombongan dan ambisi dapat menjatuhkan kita. Absalom yang ingin merebut takhta ayahnya justru berakhir dengan cara yang memalukan dan menyakitkan.
Tuhan, jauhkan kami dari kesombongan dan ambisi yang buta, agar kami tidak terjatuh dalam cara yang memalukan. Amin.