Ahimaas Mengabarkan Kemenangan
2 Samuel 18:28
Kematian Absalom dan Kesedihan Daud
PerikopDaud Mendengar Berita Itu · 2 Samuel 18:24-33 →“Kemudian, Ahimaas berseru dan berkata kepada raja, “Selamat!” Lalu, dia sujud menyembah kepada raja dengan muka ke tanah dan berkata, “Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah menyerahkan orang-orang yang menggerakkan tangannya melawan Tuanku Raja!””2 Samuel 18:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Ahimaas berseru, katanya kepada raja: "Selamat!" Kemudian sujudlah ia menyembah kepada raja dengan mukanya ke tanah serta berkata: "Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah menyerahkan orang-orang yang menggerakkan tangannya melawan tuanku raja."”2 Samuel 18:28 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan berseru Ahimaas memberi salam kepada raja, lalu sujud dan berkata, "Terpujilah TUHAN Allah Baginda, yang telah menyerahkan kepada Baginda orang-orang yang memberontak kepada Tuanku!"”2 Samuel 18:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu sampailah Ahimas. Dia bersujud memberi hormat kepada raja dan berkata, “Terpujilah TUHAN Allah! Dia sudah mengalahkan orang-orang yang mengangkat senjata dan memberontak terhadap Tuanku Raja!””2 Samuel 18:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Ahimaaz called, and said unto the king, All is well. And he fell down to the earth upon his face before the king, and said, Blessed be the LORD thy God, which hath delivered up the men that lifted up their hand against my lord the king.”2 Samuel 18:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 18:28?
Ahimaas tiba dan menyampaikan kabar kemenangan, memuji Tuhan yang telah menyerahkan musuh ke tangan raja. Namun, ia tidak menyebut Absalom secara spesifik. Ini menunjukkan bahwa kemenangan militer tidak serta-merta menyelesaikan konflik batin Daud.
Latar belakang
Ahimaas tiba lebih dulu dengan kabar kemenangan
Ahimaas, yang berlari lebih cepat dari orang Kush, tiba di depan Daud dan berseru 'Selamat!' sebagai salam. Dia memberitakan bahwa TUHAN telah menyerahkan para pemberontak ke tangan raja. Namun, saat Daud bertanya tentang Absalom, Ahimaas mengelak dengan mengatakan dia melihat keributan besar tetapi tidak tahu apa itu.
Di mana
Mahanaim
Di pintu gerbang kota, Daud menunggu di antara dua pintu
Kapan
~980 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Ahimaas
Anak Zadok, imam, pelari cepat, ~30 tahun
Kepada
Raja Daud
Raja Israel, ayah Absalom, sedang menunggu kabar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלוֹם
shalom · Selamat
damai sejahtera, kesejahteraan, keselamatan
בָּרוּךְ
barukh · Terpujilah
diberkati, dipuji
סָגַר
sagar · menyerahkan
menutup, menyerahkan ke dalam tangan
Ketiga kata ini mengungkapkan inti pujian Ahimaas: shalom (damai) datang karena Tuhan 'menyerahkan' (sagar) musuh, dan karena itu Dia layak dipuji (barukh). Ini bukan sekadar kabar baik, tetapi pengakuan akan kedaulatan Tuhan.
Tahukah kamu
Ahimaas melihat tapi pura-pura tidak tahu
Meskipun Ahimaas pasti tahu Absalom sudah mati (karena berada di medan perang), dia memilih untuk tidak menyampaikan kabar buruk itu kepada Daud. Ini menunjukkan kepekaannya terhadap perasaan raja.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 18:28
1 Samuel 25:6
Salam shalom
“dan sampaikanlah salam kepadanya: 'Selamatlah engkau, selamatlah keluargamu, selamatlah segala yang ada padamu.'”
Mazmur 118:25
Doa keselamatan
“Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan! Ya TUHAN, berilah kiranya keberhasilan!”
Kejadian 14:20
Pujian atas kemenangan
“dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 18:28
✕ Sering dikira
Ahimaas berbohong tentang tidak tahu apa yang terjadi
✓ Yang sebenarnya
Dia hanya menghindari menyampaikan kabar buruk karena tahu Daud sangat menginginkan Absalom selamat. Dia tidak berbohong, tapi tidak menceritakan seluruh kebenaran.
✕ Sering dikira
Ahimaas menyebut 'keributan besar' berarti dia tidak melihat apa-apa
✓ Yang sebenarnya
Kata 'keributan' bisa merujuk pada peristiwa kematian Absalom, tapi dia sengaja tidak menjelaskan detailnya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 18:28
Saat kita menerima kabar baik, jangan lupa memuji Tuhan. Namun, tetaplah peka terhadap hal-hal yang mungkin belum disampaikan, karena kesuksesan tidak selalu berarti tidak ada duka.
Tuhan, terima kasih atas setiap kemenangan yang Engkau berikan. Ajari aku untuk tetap bersyukur dan waspada dalam setiap situasi. Amin.