Daud mengoyakkan pakaian
2 Samuel 13:31
Amnon dan Tamar; Balas Dendam Absalom
“Lalu, raja bangkit dan mengoyakkan pakaiannya, kemudian berbaring di atas tanah, dan semua pegawai berdiri di dekatnya dengan pakaian mereka terkoyak-koyak.”2 Samuel 13:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu bangunlah raja, dikoyakkannya pakaiannya dan berbaring di lantai, dan semua pegawainya yang hadir padanya mengoyakkan pakaian mereka.”2 Samuel 13:31 · TB
Terjemahan Baru
“Raja bangkit, lalu menyobek pakaiannya karena sedih, dan merebahkan dirinya ke lantai. Semua pegawainya ikut menyobek pakaian mereka.”2 Samuel 13:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu raja berdiri, merobek pakaiannya, dan merebahkan diri di lantai. Semua pejabatnya juga ikut merobek pakaian mereka.”2 Samuel 13:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the king arose, and tare his garments, and lay on the earth; and all his servants stood by with their clothes rent.”2 Samuel 13:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 13:31?
Ketika Daud mendengar kabar bahwa semua anaknya dibunuh, dia sangat sedih. Dia mengoyakkan pakaiannya dan berbaring di tanah sebagai tanda berkabung yang dalam, dan semua pegawainya ikut berkabung. Ini menunjukkan betapa besar rasa duka Daud atas kehilangan yang dia kira menimpa seluruh anaknya.
Latar belakang
Kabar Buruk dan Duka Daud
Daud mendengar kabar bahwa semua anaknya tewas dibunuh Absalom. Ia merespons dengan mengoyakkan pakaian dan berbaring di tanah, tanda duka dan keputusasaan.
Di mana
Yerusalem
Di istana raja
Kapan
~980 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Penulis/Redaktur
Narator kitab, menyampaikan kisah dengan sudut pandang ilahi
Kepada
Pembaca kitab
Umat Israel, pembaca lintas zaman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרַע
qara' · mengoyakkan
merobek secara paksa, tanda duka atau murka
שָׁכַב
shakav · berbaring
berbaring, bisa juga berarti tidur atau bersetubuh
עֶבֶד
eved · pegawai
pelayan atau bawahan raja
Kata qara' (mengoyakkan) dan shakav (berbaring) menunjukkan respons fisik yang kuat terhadap tragedi: robek dan jatuh. Ini mengingatkan bahwa duka sejati melibatkan seluruh keberadaan, tidak hanya sekadar perasaan.
Tahukah kamu
Mengoyakkan pakaian
Dalam budaya Israel kuno, mengoyakkan pakaian adalah ekspresi duka atau kemarahan yang sangat dalam, sering dilakukan oleh individu maupun kelompok.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 13:31
Kejadian 37:29
duka serupa
“Ketika Ruben kembali ke sumur dan melihat Yusuf tidak ada di sana, ia mengoyakkan pakaiannya.”
2 Samuel 1:11
respons Daud
“Maka Daud memegang pakaiannya dan mengoyakkannya, demikian juga semua orang yang bersama-sama dengan dia.”
Kejadian 37:34
berkabung
“Maka Yakub mengoyakkan jubahnya, mengenakan kain kabung pada pinggangnya, dan berkabung beberapa lama.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 13:31
✕ Sering dikira
Daud mengoyakkan pakaian karena merasa bersalah atas kejahatan Amnon.
✓ Yang sebenarnya
Ini lebih merupakan ungkapan duka cita karena kehilangan anak-anaknya, bukan pengakuan dosa.
✕ Sering dikira
Berbaring di tanah dianggap sebagai bentuk ritual pemujaan kepada Allah.
✓ Yang sebenarnya
Berbaring di tanah di sini adalah tanda kesedihan yang ekstrem, bukan ibadah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 13:31
Kita bisa belajar bahwa kesedihan itu wajar dan perlu diekspresikan. Saat kita berduka, penting untuk memberi ruang bagi perasaan kita dan juga menerima dukungan dari orang-orang terdekat, seperti para pegawai Daud yang ikut berkabung.
Tuhan, saat aku berduka, biarlah aku dapat mengungkapkan kesedihanku dan merasakan kehadiran-Mu serta dukungan orang lain. Amin.