Ruben kembali ke sumur yang kosong

Kejadian 37:29

Yusuf Si Anak Kesayangan

Ruben kembali ke sumur, dan ternyata, Yusuf tidak ada di sumur. Lalu, dia pun mengoyak-ngoyak pakaiannya.

Kejadian 37:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 37:29?

Ruben, yang sebelumnya bermaksud menyelamatkan Yusuf, kembali ke sumur dan mendapati Yusuf sudah tidak ada. Ia mengoyakkan pakaiannya sebagai tanda duka dan putus asa, menyadari rencananya gagal.

Latar belakang

Ruben yang terlambat mendapat guncangan

Ruben kembali ke sumur — mungkin dia pergi sementara untuk menghindari konflik, atau memang ada tugasnya — dan mendapati sumur sudah kosong. Yusuf sudah tidak ada. Reaksinya: mengoyak-ngoyak pakaian, tanda duka dan kesedihan yang ekstrem di budaya Timur kuno. Rencana Ruben untuk menyelamatkan Yusuf dan mengembalikannya kepada Yakub sudah gagal total.

Di mana

Dotan, Kanaan

Di sumur yang sudah kosong · saat Ruben kembali

Kapan

~1900 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yusuf dijual ke pedagang Midian
Ruben melaporkan kepada saudara-saudara
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa (penulis)

Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat Israel di padang gurun Sinai

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיָּשָׁב

wayyashav · kembali

Kembali atau pulang — kata yang sama untuk kembali dari perjalanan; Ruben kembali dengan harapan menemukan Yusuf, tapi mendapat kekecewaan

אֵין

ein · tidak ada

Tidak ada, tidak hadir — kata paling singkat untuk ketiadaan; satu kata ini merangkum semua kegagalan Ruben

וַיִּקְרַע

wayyiqra · mengoyak

Merobek atau mengoyak — tindakan spontan yang menunjukkan kesedihan dan keguncangan yang dalam dan tak terbendung

Ruben 'kembali' berharap menyelamatkan, tapi sumur 'tidak ada' isinya. Satu kata 'tidak ada' menghancurkan seluruh rencana Ruben. Kegagalan menyelamatkan orang yang kita cintai — bahkan ketika sudah mencoba — adalah salah satu rasa sakit terberat yang bisa dialami manusia.

Tahukah kamu

Mengoyak pakaian sebagai bahasa duka

Mengoyak-ngoyak pakaian (qara begadim) adalah ekspresi duka yang umum di budaya Ibrani kuno — dilakukan saat mendengar kematian, bencana, atau berita buruk yang sangat mengejutkan. Yakub akan melakukannya saat menerima jubah Yusuf yang berdarah (ayat 34). Yobpun melakukannya saat mendengar berita kematian anak-anaknya (Ayub 1:20).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 37:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 37:29

✕  Sering dikira

Ruben sengaja pergi saat Yusuf dijual untuk menghindari tanggung jawab

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menjelaskan ke mana Ruben pergi; kemungkinan dia bertugas menggembalakan dan tidak tahu penjualan terjadi

✕  Sering dikira

Ruben pura-pura kaget untuk menghindari tuduhan

✓  Yang sebenarnya

Reaksi spontan mengoyak pakaian adalah ekspresi kesedihan yang tulus dan tidak mungkin dibuat-buat dalam konteks budaya ini

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 37:29

Ruben mencoba melakukan kebaikan tetapi tidak cukup tegas. Ketika kita tahu yang benar, kita harus bertindak dengan berani, bukan setengah-setengah. Kegagalan sering terjadi karena kurangnya komitmen.

Tuhan, beri aku keberanian untuk memperjuangkan kebenaran, bahkan ketika itu sulit atau tidak populer. Amin.