Pertanyaan Daud yang Menghakimi

2 Samuel 1:14

Daud Menghukum Pembunuh Raja yang Diurapi

Daud berkata kepadanya, “Apa kamu tidak takut mengulurkan tanganmu untuk membinasakan orang yang diurapi TUHAN?”

2 Samuel 1:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 1:14?

Daud menegur pemuda Amalek itu dengan pertanyaan retoris, 'Mengapa kamu tidak takut membunuh orang yang diurapi TUHAN?' Daud sangat menghormati Saul sebagai raja yang diurapi Allah, meskipun Saul telah mengejarnya. Ia menganggap tindakan membunuh raja sebagai pelanggaran serius terhadap otoritas yang ditetapkan Allah.

Latar belakang

Keberanian yang Salah

Daud menegur pemuda itu karena berani membunuh raja yang diurapi TUHAN. Bagi Daud, menyentuh orang yang diurapi adalah dosa besar, meskipun Saul sudah terluka parah.

Di mana

Ziklag

Di perkemahan Daud, setelah pemuda itu selesai bercerita

Kapan

~1010 SM

Era Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemuda mengaku membunuh Saul
Pemuda dieksekusi
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja yang diurapi, mantan pengiring Saul

P

Kepada

Pemuda Amalek

Prajurit Amalek yang mengaku membunuh Saul

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָרֵא

yare' · takut

Merasa takut atau hormat, di sini bermakna hormat kepada kekudusan TUHAN.

שָׁלַח

shalakh · mengulurkan

Mengulurkan tangan untuk melakukan sesuatu, sering kali dengan niat buruk.

שָׁחַת

shachat · membinasakan

Merusak, menghancurkan, atau membunuh dengan kekerasan.

Kata 'yare' menunjukkan rasa hormat yang seharusnya dimiliki pemuda itu, tetapi ia justru 'shalakh' tangannya untuk 'shachat' raja yang diurapi. Ini menekankan pelanggaran serius terhadap kekudusan.

Tahukah kamu

Urapan adalah Tanda Kekudusan

Dalam tradisi Israel, raja yang diurapi dianggap kudus dan tidak boleh dilukai. Daud sendiri sebelumnya menolak membunuh Saul meskipun ada kesempatan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 1:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 1:14

✕  Sering dikira

Daud marah karena pemuda itu orang Amalek, bukan karena membunuh Saul.

✓  Yang sebenarnya

Daud marah karena pemuda itu berani membunuh raja yang diurapi TUHAN, apa pun latar belakangnya.

✕  Sering dikira

Pemuda itu tidak bersalah karena Saul meminta dibunuh.

✓  Yang sebenarnya

Bagi Daud, permintaan Saul tidak membenarkan tindakan membunuh orang yang diurapi TUHAN; tetap saja itu dosa.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 1:14

Kita harus menghormati otoritas yang Allah tetapkan, meskipun mungkin kita tidak setuju dengan mereka. Menghakimi atau bertindak melawan pemimpin bisa menjadi bentuk pemberontakan terhadap Allah.

Tuhan, berikan aku hati yang hormat kepada mereka yang Engkau tempatkan sebagai pemimpin, dan jagalah aku dari sikap yang meremehkan otoritas. Amin.