Yoram dan Ahazia keluar menemui Yehu
2 Raja-raja 9:21
Yehu diurapi dan membinasakan keluarga Ahab
“Yoram berkata, “Pasangkan kereta!” Lalu, mereka memasang keretanya. Yoram, raja Israel, serta Ahazia, raja Yehuda, keluar masing-masing dengan keretanya. Mereka keluar untuk menemui Yehu dan menjumpainya di kebun Nabot, orang Yizreel itu.”2 Raja-raja 9:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu berkatalah Yoram: "Pasanglah kereta!", lalu orang memasang keretanya. Maka keluarlah Yoram, raja Israel, dan Ahazia, raja Yehuda, masing-masing naik keretanya; mereka keluar menemui Yehu, lalu menjumpai dia di kebun Nabot, orang Yizreel itu.”2 Raja-raja 9:21 · TB
Terjemahan Baru
“"Siapkan keretaku," perintah Raja Yoram. Kereta disiapkan, lalu Yoram dan Raja Ahazia berangkat menemui Yehu, masing-masing dalam keretanya sendiri. Mereka bertemu dengan Yehu di ladang bekas milik Nabot.”2 Raja-raja 9:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yoram pun memerintahkan, “Siapkan kereta kuda saya!” Sesudah kereta kudanya terpasang, Yoram dan Ahazia masing-masing menaiki keretanya dan keluar untuk menjumpai Yehu. Mereka bertemu di tanah yang sebelumnya adalah milik Nabot.”2 Raja-raja 9:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Joram said, Make ready. And his chariot was made ready. And Joram king of Israel and Ahaziah king of Judah went out, each in his chariot, and they went out against Jehu, and met him in the portion of Naboth the Jezreelite.”2 Raja-raja 9:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 9:21?
Yoram, raja Israel, dan Ahazia, raja Yehuda, keluar dengan kereta mereka untuk menemui Yehu di kebun Nabot, orang Yizreel. Kebun ini adalah tempat Ahab, ayah Yoram, merampas tanah Nabot secara tidak adil. Pertemuan ini menggenapi nubuat penghakiman atas keluarga Ahab di tempat yang sama di mana dosa itu terjadi.
Latar belakang
Dua raja keluar, pertemuan di kebun Nabot
Yoram, raja Israel, dan Ahazia, raja Yehuda, yang sedang berkunjung, sama-sama memasang kereta dan pergi menemui Yehu. Pertemuan terjadi di kebun Nabot, tempat yang sangat simbolis karena di situlah Nabot dibunuh atas perintah Izebel, ibu Yoram. Di tempat inilah penghakiman Allah akan dimulai.
Di mana
Kebun Nabot, Yizreel
Di luar kota, di tanah yang dulu milik Nabot
Kapan
~841 SM
Zaman Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Anonim, mencatat sejarah Israel dari perspektif nabi
Kepada
Pembaca Alkitab
Orang-orang yang ingin memahami tindakan Allah dalam sejarah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רֶכֶב
rekhev · kereta
kendaraan perang beroda, simbol kekuasaan dan kecepatan
חֶלְקָה
chelqah · kebun
sebidang tanah, ladang, atau kebun anggur
נָבוֹת
Navot · Nabot
nama pemilik tanah yang dibunuh, berarti 'buah' atau 'tunas'
Pertemuan di 'kebun Nabot' dengan 'kereta' perang menunjukkan konfrontasi antara kuasa yang tidak adil dan kuasa ilahi. Nabot, yang namanya berarti 'tunas', menjadi simbol keadilan yang tertindas yang akhirnya dibalaskan.
Tahukah kamu
Kebun Nabot yang angker
Kebun Nabot adalah tempat Ahab dan Izebel merampas tanah Nabot dengan membunuhnya (1 Raja-raja 21). Dengan membunuh Yoram di sana, Yehu secara simbolis membalaskan darah Nabot dan anak-anaknya, seperti yang dinubuatkan Elia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 9:21
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 9:21
✕ Sering dikira
Mengira kebun Nabot hanya kebun biasa, tanpa makna historis.
✓ Yang sebenarnya
Kebun itu adalah tempat kejahatan Ahab dan Izebel, sehingga penghakiman terjadi di tempat yang sama.
✕ Sering dikira
Menganggap Ahazia ikut karena ingin membantu Yoram melawan Yehu.
✓ Yang sebenarnya
Ahazia hanya kebetulan berkunjung; ia tidak siap menghadapi kudeta ini.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 9:21
Tuhan tidak pernah melupakan ketidakadilan. Tempat di mana dosa dilakukan dapat menjadi saksi bisu akan keadilan Tuhan. Kita harus hidup dengan integritas, mengetahui bahwa Tuhan melihat segala sesuatu dan akan menegakkan keadilan pada waktu-Nya.
Tuhan, tolong aku untuk hidup adil dan benar di hadapan-Mu, dan percaya bahwa Engkau akan membela kebenaran pada akhirnya. Amin.