Sikap tidak percaya sang ajudan
2 Raja-raja 7:2
Kemenangan Tersembunyi di Gerbang Samaria
“Namun, perwira yang menjadi ajudan dalam kekuasaan raja menjawab kepada abdi Allah, “Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, akankah hal itu terjadi?” Elisa menjawab, “Ketahuilah, kamu akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi kamu tidak akan makan dari sana.””2 Raja-raja 7:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya."”2 Raja-raja 7:2 · TB
Terjemahan Baru
“Ajudan pribadi raja membalas, "Mana bisa! Itu mustahil, sekalipun pada saat ini juga TUHAN menurunkan hujan lebat dari langit!" "Nanti kau akan melihat hal itu terjadi, tapi kau tidak akan mengecap makanan itu sedikit pun," jawab Elisa.”2 Raja-raja 7:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Seorang komandan kepercayaan raja menjawab, “Sekalipun TUHAN menumpahkan berkat dari langit, hal itu tidak mungkin terjadi!” Elisa berkata, “Dengarlah baik-baik! Kamu akan melihat hal itu terjadi dengan matamu sendiri, tetapi kamu tidak akan memakannya sedikit pun.””2 Raja-raja 7:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then a lord on whose hand the king leaned answered the man of God, and said, Behold, if the LORD would make windows in heaven, might this thing be? And he said, Behold, thou shalt see it with thine eyes, but shalt not eat thereof.”2 Raja-raja 7:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 7:2?
Seorang perwira yang menjadi ajudan raja meragukan perkataan Elisa. Ia berkata bahwa sekalipun Tuhan membuka tingkap di langit, hal itu tidak mungkin terjadi. Elisa menegaskan bahwa ia akan melihatnya, tetapi tidak akan menikmatinya karena ketidakpercayaannya.
Latar belakang
Perwira itu meragukan firman Allah
Setelah mendengar janji Elisa, perwira itu mengejek dengan sarkasme: bahkan jika Tuhan membuka jendela di langit, hal itu mustahil. Elisa menanggapi dengan tegas: perwira akan melihat berkat itu, tetapi tidak akan menikmatinya.
Di mana
Samaria
Di pintu gerbang kota, saat krisis
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi: Israel Utara
Yang berbicara
Perwira ajudan raja
Pejabat militer tinggi, orang kepercayaan raja, sinis
Kepada
Elisa, abdi Allah
Nabi yang dipakai Tuhan untuk menyampaikan firman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלִישׁ
shalish · perwira
Perwira tinggi, ajudan raja, orang ketiga
אֲרֻבָּה
arubbah · tingkap
Jendela atau lubang di langit, metafora hujan
רָאָה
ra'ah · melihat
Melihat dengan mata, menyaksikan
Kata 'shalish' menunjukkan jabatan tinggi, 'arubbah' adalah bahasa kiasan untuk berkat langit, dan 'ra'ah' menekankan penglihatan fisik. Akibatnya, perwira akan menyaksikan penggenapan tetapi tidak ikut menikmati.
Tahukah kamu
Gerbang sebagai pusat ekonomi
Di zaman Israel kuno, pintu gerbang adalah pusat aktivitas komersial, tempat transaksi jual beli dan pengadilan. Jadi, harga di gerbang adalah berita ekonomi utama yang bisa dilihat semua orang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 7:2
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 7:2
✕ Sering dikira
Menganggap perwira itu hanya tidak percaya karena realis, terlalu kaku pada logika
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaannya adalah meragukan kuasa Allah, bukan sekadar realistis; ia menolak kemungkinan campur tangan ilahi
✕ Sering dikira
Mengira hukuman perwira terlalu keras untuk sekadar keraguan
✓ Yang sebenarnya
Ini menunjukkan dosa tidak percaya kepada firman Allah, yang serius di mata Tuhan, bukan sekadar keraguan biasa
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 7:2
Keraguan dapat menghalangi kita mengalami berkat Tuhan secara penuh. Ketika kita bersikap skeptis terhadap kuasa Allah, kita bisa kehilangan bagian kita dalam mukjizat-Nya. Ujilah sikap hati kita: apakah kita percaya atau meragukan janji Tuhan?
Ya Tuhan, ampunilah sikap skeptisku dan gantikan dengan iman yang teguh, agar aku dapat menerima dan menikmati berkat-berkat-Mu. Amin.