Elisa menggiring tentara Aram
2 Raja-raja 6:19
Kapak yang Terapung dan Tentara yang Dibutakan
PerikopAram Berusaha Menipu Israel · 2 Raja-raja 6:8-23 →“Kemudian, Elisa berkata kepada mereka, “Bukan ini jalannya dan bukan ini kotanya. Aku akan mengantar dan menggiringmu pergi kepada orang yang kamu cari.” Lalu, dia mengantar mereka ke Samaria.”2 Raja-raja 6:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian berkatalah Elisa kepada mereka: "Bukan ini jalannya dan bukan ini kotanya. Ikutlah aku, maka aku akan mengantarkan kamu kepada orang yang kamu cari." Lalu diantarkannya mereka ke Samaria.”2 Raja-raja 6:19 · TB
Terjemahan Baru
“Elisa mendatangi mereka dan berkata, "Kalian tersesat. Ini bukan kota yang kalian cari. Mari ikut saya, nanti saya antarkan kepada orang yang kalian cari." Lalu Elisa mengantar mereka ke Samaria.”2 Raja-raja 6:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Elisa berkata kepada mereka, “Kalian salah jalan. Ini bukan kota yang kalian tuju. Ikuti saya. Saya akan mengantar kalian kepada orang yang kalian cari.” Elisa kemudian membawa mereka ke kota Samaria.”2 Raja-raja 6:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Elisha said unto them, This is not the way, neither is this the city: follow me, and I will bring you to the man whom ye seek. But he led them to Samaria.”2 Raja-raja 6:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 6:19?
Elisa menuntun tentara Aram yang dibutakan untuk pergi ke Samaria, bukan ke tempat tujuan mereka. Ini menunjukkan kuasa Tuhan atas musuh dan rencana Elisa untuk menunjukkan belas kasihan daripada pembalasan.
Latar belakang
Elisa memanfaatkan kebutaan musuh
Setelah berdoa membutakan tentara Aram, Elisa keluar menemui mereka. Dia menipu mereka dengan mengatakan bahwa mereka salah tempat, lalu menawarkan diri untuk menggiring mereka ke orang yang mereka cari—yaitu raja Israel di Samaria.
Di mana
Dotan
Di luar kota Dotan, dekat perkemahan tentara Aram
Kapan
~850 SM
Zaman Raja-raja
Yang berbicara
Elisa
Nabi Israel, pengganti Elia, ~90 tahun
Kepada
Tentara Aram yang dibutakan
Pasukan Syria yang dikirim menangkap Elisa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא־זֶה הַדֶּרֶךְ
lo-zeh hadderekh · bukan ini jalannya
Frasa yang berarti 'ini bukan jalan yang benar', menunjukkan penyesatan.
וְלֹא־זֹאת הָעִיר
velo-zot ha'ir · bukan ini kotanya
Kata 'kota' (עִיר) merujuk pada tempat berkubu, di sini Dotan.
אוֹלִיךְ
olikh · menggiring
Bentuk hiphil dari halakh, berarti 'menyebabkan berjalan', memimpin.
Kata-kata Elisa bukan sekadar kebohongan, tetapi tindakan belas kasihan: dia membawa musuh ke tempat yang aman, bukan ke dalam perangkap.
Tahukah kamu
Dotan adalah kota penting
Dotan terletak di jalur perdagangan utama, dan sebelumnya Yusuf dijual ke Mesir di dekat Dotan (Kejadian 37:17).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 6:19
Kejadian 37:17
Dotan disebut lagi
“Lalu kata orang itu: 'Mereka telah berangkat dari sini, sebab telah kudengar mereka berkata: Marilah kita pergi ke Dotan.'”
2 Raja-raja 6:17
Konteks kebutaan
“Lalu TUHAN membuka mata pelayan itu, sehingga ia melihat; dan tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi.”
Mazmur 23:2
Memimpin dengan lembut
“Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia memimpin aku ke air yang tenang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 6:19
✕ Sering dikira
Elisa berbohong kepada tentara Aram karena Allah membenarkan kebohongan.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan kebohongan, tetapi tindakan strategis untuk menyelamatkan nyawa mereka; Elisa tidak berkata 'kamu tidak akan bertemu orang yang kamu cari', hanya membawa mereka.
✕ Sering dikira
Elisa membawa mereka ke Samaria untuk membantai mereka.
✓ Yang sebenarnya
Seperti yang terlihat di ayat 22, Elisa justru meminta raja Israel memberi mereka makan dan minum, lalu melepaskan mereka.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 6:19
Kadang kita ingin membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi Tuhan mengajak kita untuk merespons dengan kebaikan. Cobalah untuk melihat musuh atau orang yang menyakiti kita sebagai orang yang membutuhkan belas kasihan, bukan target balas dendam.
Tuhan, ajari aku untuk menanggapi kebencian dengan kasih, seperti Elisa menuntun musuhnya dengan belas kasihan. Amin.