Membutakan pasukan
2 Raja-raja 6:18
Mata yang Terbuka
“Saat mereka turun mendatanginya, Elisa berdoa kepada TUHAN sambil berkata, “Hajarlah orang-orang ini dengan kebutaan.” Lalu, Dia menghajar dan membutakan mereka sesuai dengan doa Elisa.”2 Raja-raja 6:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika orang-orang Aram itu turun mendatangi dia, berdoalah Elisa kepada TUHAN: "Butakanlah kiranya mata orang-orang ini." Maka dibutakan-Nyalah mata mereka, sesuai dengan doa Elisa.”2 Raja-raja 6:18 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika orang-orang Siria itu menyerang, Elisa berdoa, "TUHAN, butakanlah kiranya orang-orang ini!" TUHAN mengabulkan doa Elisa, dan mereka semuanya menjadi buta.”2 Raja-raja 6:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saat pasukan Aram maju mendekatinya, Elisa berdoa kepada TUHAN, “Butakanlah mata orang-orang ini.” Dan TUHAN mengabulkan doa Elisa sehingga mereka menjadi buta.”2 Raja-raja 6:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they came down to him, Elisha prayed unto the LORD, and said, Smite this people, I pray thee, with blindness. And he smote them with blindness according to the word of Elisha.”2 Raja-raja 6:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 6:18?
Ketika pasukan Aram turun mendekati Elisa, ia berdoa agar mereka dibutakan, dan Tuhan mengabulkannya. Ini adalah tindakan belas kasihan dan strategi Ilahi; mereka tidak dibunuh tetapi dibutakan sementara, sehingga Elisa dapat menuntun mereka ke Samaria.
Latar belakang
Doa untuk kebutaan
Ketika pasukan Aram turun menangkap Elisa, ia berdoa agar Tuhan membutakan mereka. Tuhan mengabulkan, dan pasukan menjadi buta secara supernatural, sehingga Elisa bisa memimpin mereka ke Samaria.
Di mana
Dotan
Saat musuh turun mendekati Elisa, di luar kota
Kapan
~850 SM
Zaman Raja-raja
Yang berbicara
Elisa
Nabi Israel, penerus Elia
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang berkuasa atas segala sesuatu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָכָה
nakah · memukul
Memukul, menyerang, menghajar
סַנְוֵרִים
sanverim · kebutaan
Kebutaan, kebutaan yang dibawa Allah
פָּלַל
palal · doa
Berdoa, menjadi perantara
Kata 'memukul' (nakah) menunjukkan tindakan Allah yang tegas, 'kebutaan' (sanverim) adalah kebutaan supernatural, dan 'doa' (palal) menekankan peran Elisa sebagai perantara antara Allah dan manusia.
Tahukah kamu
Kebutaan sementara
Kebutaan ini berbeda dengan kebutaan permanen; ini adalah tindakan belas kasihan karena Elisa kemudian menuntun mereka dengan selamat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 6:18
Kejadian 19:11
Kebutaan dari Allah
“Mereka memukul orang-orang yang di depan pintu rumah itu dengan kebutaan, sehingga mereka tidak dapat menemukan pintu.”
2 Raja-raja 6:20
Pemulihan penglihatan
“Ketika mereka sampai di Samaria, Elisa berkata, 'Ya TUHAN, bukalah mata orang-orang ini...'”
Kisah Para Rasul 13:11
Kebutaan hukuman
“Sekarang, lihatlah, tangan Tuhan akan menimpa engkau, dan engkau akan menjadi buta...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 6:18
✕ Sering dikira
Menganggap kebutaan ini adalah hukuman tanpa belas kasihan.
✓ Yang sebenarnya
Elisa justru menuntun mereka dengan selamat ke Samaria dan memperlakukan mereka dengan baik, menunjukkan belas kasihan.
✕ Sering dikira
Mengira kebutaan bersifat permanen.
✓ Yang sebenarnya
Ayat 20 menunjukkan Tuhan membuka mata mereka setelah tiba di Samaria, jadi kebutaan itu sementara.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 6:18
Allah dapat membuat musuh kita menjadi tidak berdaya tanpa harus kita bertindak kekerasan. Dalam konflik, serahkan pada Tuhan dan biarkan Dia bekerja. Kemenangan sejati datang dari Tuhan, bukan dari kehebatan kita.
Ya Tuhan, ajari aku untuk menyerahkan pertarunganku kepada-Mu dan percaya bahwa Engkau sanggup menuntun jalan keluarku. Amin.