2 Raja-raja 5:26
“Elisa menjawab, “Apakah hatiku tidak ikut pergi ketika orang itu turun dari keretanya untuk menemuimu? Sekarang, kamu telah menerima perak untuk mendapatkan pakaian-pakaian, kebun-kebun zaitun, kebun-kebun anggur, kawanan domba, kawanan sapi, budak-budak laki-laki, dan budak-budak perempuan.”2 Raja-raja 5:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kata Elisa kepadanya: "Bukankah hatiku ikut pergi, ketika orang itu turun dari atas keretanya mendapatkan engkau? Maka sekarang, engkau telah menerima perak dan dengan itu dapat memperoleh kebun- kebun, kebun zaitun, kebun anggur, kambing domba, lembu sapi, budak laki-laki dan budak perempuan,”2 Raja-raja 5:26 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Elisa berkata, "Hati saya ada di sana ketika Naaman turun dari keretanya untuk menemui engkau. Ini bukan waktunya untuk mendapat uang dan membeli kebun zaitun, kebun anggur, domba dan sapi serta hamba-hamba!”2 Raja-raja 5:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Elisa menjawab, “Tidak usah berbohong! TUHAN menunjukkan kepadaku dalam penglihatan ketika Naaman turun dari keretanya menemui kamu. Atas perbuatan ajaib yang TUHAN kerjakan, kita tidak pantas menerima pakaian dan perak, yang akan digunakan untuk membeli kebun zaitun, kebun anggur, domba, ternak, ataupun budak laki-laki dan perempuan.”2 Raja-raja 5:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said unto him, Went not mine heart with thee, when the man turned again from his chariot to meet thee? Is it a time to receive money, and to receive garments, and oliveyards, and vineyards, and sheep, and oxen, and menservants, and maidservants?”2 Raja-raja 5:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 5:26?
Elisa menegur Gehazi dengan mengatakan bahwa hatinya ikut serta ketika Gehazi mengejar Naaman. Elisa menunjukkan bahwa dia tahu tentang kebohongan Gehazi dan niatnya untuk mengambil keuntungan dari kesembuhan Naaman.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 5:26
Tuhan mengetahui motivasi hati kita, bahkan saat kita berusaha menyembunyikannya. Keserakahan dapat membawa kita pada dosa yang lebih besar; penting untuk menjaga hati tetap murni dan memuaskan diri dengan apa yang kita miliki.
Ya Tuhan, bersihkan hatiku dari keserakahan dan keinginan untuk mengambil yang bukan hakku; jadikan aku puas dengan berkat-Mu. Amin.