Ibu membaringkan anak di kamar Elisa

2 Raja-raja 4:21

Mukjizat Minyak dan Kebangkitan Anak

Perempuan itu naik dan membaringkan anaknya di tempat tidur abdi Allah itu, menutup pintu di belakangnya, lalu pergi.

2 Raja-raja 4:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 4:21?

Perempuan Sunem naik, membaringkan anaknya di tempat tidur abdi Allah, menutup pintu, lalu pergi. Tindakannya menunjukkan iman yang luar biasa: ia membawa anaknya ke tempat yang melambangkan hadirat Tuhan, seolah-olah menyerahkan keadaan kepada Elisa dan Tuhan. Ia tidak berfokus pada kematian, tetapi pada kemungkinan pemulihan.

Latar belakang

Ibu menempatkan anak di kamar nabi

Ibu itu naik ke kamar khusus yang dibuatnya untuk Elisa, membaringkan anaknya di atas tempat tidur nabi, menutup pintu, dan pergi. Tindakan ini menunjukkan imannya bahwa Elisa punya kuasa Allah.

Di mana

Sunem

Di kamar atas yang dibangun untuk Elisa

Kapan

~850 SM

Zaman Kerajaan Terbelah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Anak mati di pangkuan
Ibu menjemput Elisa
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis sejarah Kerajaan Israel, ~abad ke-6 SM.

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel yang merindukan karya nabi Allah.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָלָה

alah · naik

naik, mendaki

שָׁכַב

shakhav · membaringkan

berbaring, merebahkan

סָגַר

sagar · menutup

menutup, mengunci

Kamar itu adalah tempat yang dikhususkan bagi Elisa, dan ibu ini menaruh mayat anaknya di sana—simbol menyerahkan kematiannya pada nabi Allah.

Tahukah kamu

Kamar di atas rumah?

Rumah Israel kuno sering punya kamar di atap yang disebut 'aliyah'. Kamar ini dibuat untuk tamu terhormat; penempatan anak di sana adalah simbol harapan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 4:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 4:21

✕  Sering dikira

Menganggap ibu itu tega dan tidak menangis.

✓  Yang sebenarnya

Dia berpikir cepat dan fokus pada tindakan iman: membawa masalah ke nabi.

✕  Sering dikira

Menyangka meninggalkan anak di kamar berarti dia mati sebagai korban.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah tindakan yang disengaja untuk meminta belas kasihan nabi.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 4:21

Saat menghadapi situasi yang mustahil, kita bisa 'membaringkan' masalah kita di hadapan Tuhan, seperti perempuan ini meletakkan anaknya di kamar Elisa. Ini adalah tindakan iman: menyerahkan sepenuhnya kepada Allah, bukan menguburnya.

Tuhan, ajar kami untuk membawa setiap kepedihan kepada-Mu, meletakkannya di hadirat-Mu, dan percaya pada kuasa-Mu. Amin.