Elisa suruh panggil perempuan Sunem

2 Raja-raja 4:12

Minyak, anak yang hidup, dan roti yang berlimpah

Kemudian, katanya kepada Gehazi, hambanya, “Panggillah perempuan Sunem itu.” Lalu, dia memanggilnya dan perempuan itu berdiri di hadapan Gehazi.

2 Raja-raja 4:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 4:12?

Elisa menyuruh Gehazi memanggil perempuan Sunem untuk menanyakan apa yang bisa dilakukannya sebagai balasan atas kebaikannya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memperhatikan perbuatan baik kita dan ingin memberkati kita.

Latar belakang

Panggilan untuk berbalas budi

Setelah menerima kebaikan perempuan Sunem, Elisa ingin membalasnya. Ia menyuruh Gehazi memanggil perempuan itu untuk menanyakan apa yang bisa dia lakukan, mungkin dengan bantuan raja atau tentara.

Di mana

Sunem

Di kamar atas, mungkin saat Elisa berbaring atau bangun

Kapan

~850 SM

Zaman Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Elisa tidur di kamar
Tanya kebutuhan perempuan
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elisa

nabi Allah, penerus Elia

G

Kepada

Gehazi

pelayan pribadi Elisa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָמַר

amar · katanya

berkata, mengucapkan

קָרָא

qara · panggillah

memanggil, menyebut nama

עָמַד

amad · berdiri

berdiri, tetap berdiri

Panggilan 'qara' bukan sekadar memanggil, tetapi juga melibatkan hubungan personal. Perempuan itu 'berdiri' di hadapan Gehazi—sikap siap dan hormat.

Tahukah kamu

Gehazi—pelayan yang setia

Gehazi sering disebut sebagai pelayan Elisa, dan ia juga menjadi saksi berbagai mukjizat, meskipun akhirnya jatuh dalam dosa (2 Raja-raja 5).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 4:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 4:12

✕  Sering dikira

Elisa ingin memanfaatkan pengaruh politiknya untuk kepentingan pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Elisa menawarkan bantuan untuk memberi berkat, bukan untuk kepentingan diri sendiri.

✕  Sering dikira

Perempuan itu berdiri karena takut atau sebagai bawahan.

✓  Yang sebenarnya

Berdiri adalah sikap hormat biasa, dan ia dengan berani menjawab bahwa ia tidak butuh bantuan.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 4:12

Saat kita melayani tanpa pamrih, Tuhan melihat dan tidak akan melupakan kita. Dia sering membalas melalui cara yang tak terduga dan tepat pada waktunya.

Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah melupakan jerih payah kami. Ajari kami untuk melayani dengan tulus tanpa mengharap balasan dari manusia. Amin.