Menajiskan Bukit-Bukit Pengurbanan
2 Raja-raja 23:8
Pembaruan Ibadah oleh Raja Yosia
“Lalu, dia membawa semua imam dari kota-kota Yehuda dan menajiskan bukit-bukit pengurbanan tempat para imam membakar kurban, dari Geba sampai Bersyeba. Dia juga merobohkan bukit-bukit pengurbanan di pintu-pintu gerbang yang ada di dekat jalan masuk pintu gerbang Yosua, penguasa kota itu, yang terdapat di sebelah kiri pintu gerbang kota itu.”2 Raja-raja 23:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Disuruhnyalah datang semua imam dari kota-kota Yehuda, lalu ia menajiskan bukit-bukit pengorbanan, tempat para imam itu membakar korban, dari Geba sampai Bersyeba; dirobohkannya pula bukit-bukit pengorbanan di pintu-pintu gerbang yang ada dekat lobang pintu gerbang Yosua, penguasa kota itu, yang ada pada sebelah kiri kalau orang memasuki pintu gerbang kota itu.”2 Raja-raja 23:8 · TB
Terjemahan Baru
“Semua imam yang tinggal di kota-kota Yehuda disuruh oleh Yosia datang ke Yerusalem, lalu di mana-mana di seluruh negeri Yehuda ia menajiskan mezbah-mezbah dewa di mana imam-imam itu telah mempersembahkan kurban. Imam-imam itu tidak diizinkan menyelenggarakan ibadat di Rumah TUHAN. Tetapi, mereka boleh makan roti tidak beragi yang disediakan untuk rekan-rekan mereka. Mezbah-mezbah yang dikhususkan untuk penyembahan kepada dewa dekat Gerbang Yosua, walikota negeri itu, diruntuhkan. Gerbang itu terletak di sebelah kiri Gerbang Utama pada jalan masuk ke kota.”2 Raja-raja 23:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sebelum ini, semua imam tersebar di seluruh daerah Yehuda, karena merekalah yang melakukan persembahan kurban yang diadakan di segala tempat pemujaan dewa-dewa. Yosia mengumpulkan mereka kembali di Yerusalem. Lalu dari kota Geba di ujung utara Yehuda sampai Bersyeba di ujung selatan, semua kuil dan mezbah dewa dijadikan tempat najis. Juga semua kuil dewa di dekat setiap gerbang kota dihancurkan, termasuk yang disebut Gerbang Yosua di Yerusalem. (Yosua ini pernah menjabat sebagai gubernur Yerusalem, dan kuilnya itu terletak di sebelah kiri gerbang utama.)”2 Raja-raja 23:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he brought all the priests out of the cities of Judah, and defiled the high places where the priests had burned incense, from Geba to Beersheba, and brake down the high places of the gates that were in the entering in of the gate of Joshua the governor of the city, which were on a man’s left hand at the gate of the city.”2 Raja-raja 23:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 23:8?
Yosia membawa semua imam dari kota-kota Yehuda dan menajiskan bukit-bukit pengurbanan, dari Geba sampai Bersyeba, termasuk yang di pintu-pintu gerbang. Tindakan ini menghapuskan tempat-tempat penyembahan berhala dan mengonsentrasikan ibadah hanya di Yerusalem, sesuai hukum Taurat.
Latar belakang
Menghapus Tempat-Tempat Ibadah Ilegal
Yosia membawa semua imam dari kota-kota Yehuda dan menajiskan bukit-bukit pengurbanan, tempat ibadah yang tidak sah, dari Geba sampai Bersyeba. Dia juga merobohkan bukit-bukit pengurbanan di pintu-pintu gerbang, termasuk yang di dekat pintu gerbang Yosua.
Di mana
Geba ke Bersyeba
Wilayah Yehuda, kota-kota di mana bukit pengurbanan berada
Kapan
~622 SM
Periode Raja-Raja
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Sejarawan pada masa pembuangan, mengisahkan raja-raja Yehuda dan Israel.
Kepada
Pembaca Israel
Orang-orang yang hidup dalam masa pembuangan dan kembali.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טִמֵּא
time · menajiskan
Membuat najis, merusak kekudusan
בָּמוֹת
bamot · bukit-bukit pengurbanan
Tempat ibadah di atas bukit
שַׁעַר
sha'ar · gerbang
Pintu gerbang kota
Kata 'bamot' menunjukkan tempat ibadah yang sering kali menjadi pusat penyembahan berhala; menajiskannya membuat tempat itu tidak layak untuk ibadah apa pun.
Tahukah kamu
Geba dan Bersyeba
Geba adalah perbatasan utara Yehuda, dan Bersyeba adalah perbatasan selatan, jadi ini menunjukkan seluruh wilayah Yehuda dibersihkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 23:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 23:8
✕ Sering dikira
Yosia menghancurkan semua tempat ibadah, termasuk yang sah
✓ Yang sebenarnya
Dia hanya menajiskan bukit-bukit pengurbanan yang digunakan untuk menyembah berhala.
✕ Sering dikira
Menajiskan berarti membakar atau meratakan
✓ Yang sebenarnya
Menajiskan berarti membuat tempat itu tidak layak untuk ibadah, sering dengan membuang kotoran atau tulang manusia.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 23:8
Terkadang kita punya 'bukit pengurbanan'—tempat atau kebiasaan yang kita anggap suci tapi tidak sesuai kehendak Tuhan. Bersedia untuk 'menajiskan' hal itu berarti memprioritaskan Tuhan di atas tradisi atau kenyamanan.
Ya Tuhan, mampukan kami untuk meninggalkan segala 'bukit pengurbanan' pribadi dan hanya menyembah-Mu dalam roh dan kebenaran. Amin.