Praktik Okultisme Manasye
2 Raja-raja 21:6
Manasye Menyesatkan Yehuda
“Bahkan, dia membuat anaknya sendiri melewati api, menggunakan ramalan dan telaah, serta berhubungan dengan para pemanggil arwah dan pemanggil roh peramal. Dia melakukan banyak perbuatan yang jahat di mata TUHAN sehingga menimbulkan murka-Nya.”2 Raja-raja 21:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bahkan, ia mempersembahkan anaknya sebagai korban dalam api, melakukan ramal dan telaah, dan menghubungi para pemanggil arwah dan para pemanggil roh peramal. Ia melakukan banyak yang jahat di mata TUHAN, sehingga ia menimbulkan sakit hati-Nya.”2 Raja-raja 21:6 · TB
Terjemahan Baru
“Anaknya dipersembahkannya sebagai kurban bakaran. Manasye juga melakukan praktek-praktek kedukunan, penujuman, ilmu gaib, dan meminta petunjuk kepada roh-roh. Ia sangat berdosa kepada TUHAN sehingga membangkitkan kemarahan-Nya.”2 Raja-raja 21:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia meminta ramalan dari tukang sihir, memakai jimat, meminta petunjuk dari pemanggil arwah, bahkan membakar anak laki-lakinya sebagai kurban. Begitu besar kejahatan Manasye di mata TUHAN sehingga bangkitlah amarah-Nya.”2 Raja-raja 21:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he made his son pass through the fire, and observed times, and used enchantments, and dealt with familiar spirits and wizards: he wrought much wickedness in the sight of the LORD, to provoke him to anger.”2 Raja-raja 21:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 21:6?
Manasye mempersembahkan anaknya sendiri dengan melewati api, dan terlibat dalam ramalan, telaah, serta memanggil arwah. Praktik-praktik ini dilarang Tuhan dan menunjukkan penyerahan diri kepada kekuatan kegelapan, bukan kepada Allah.
Latar belakang
Praktik Kekejian
Manasye melakukan pengorbanan anak dengan api, meramal, dan melibatkan diri dengan dunia roh. Semua ini sangat dibenci TUHAN dan menjadi penyebab murka-Nya.
Di mana
Yerusalem
Lembah Hinom (kemungkinan)
Kapan
~687 SM
Zaman Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Sejarawan dan nabi yang mencatat sejarah kerajaan Israel dan Yehuda
Kepada
Pembaca kitab
Umat Israel yang hidup di pembuangan dan ingin memahami sejarah mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הֶעֱבִיר בָּאֵשׁ
he'evir ba'esh · melewati api
mempersembahkan anak sebagai korban dengan membakarnya
קָסַם
kasam · ramalan
memprediksi masa depan dengan cara terlarang
אוֹב
ov · pemanggil arwah
medium yang berkomunikasi dengan roh orang mati
Tiga kata ini menunjukkan kombinasi kekejian: pengorbanan manusia, nubuat palsu, dan hubungan dengan roh jahat, yang semuanya melanggar perintah Allah.
Tahukah kamu
Pemanggil arwah
Istilah ini merujuk pada medium yang mencoba menghubungi orang mati, praktik yang dilarang keras dalam Taurat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 21:6
Imamat 20:27
hukum untuk ini
“Apabila seseorang laki-laki atau perempuan dirasuki roh orang mati atau roh peramal, pastilah ia dihukum mati”
Ulangan 18:10
larangan serupa
“Janganlah terdapat di antaramu seorang pun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau perempuan sebagai korban api”
2 Raja-raja 23:10
Yosia memberantas
“Dia menajiskan Tofet yang di lembah Ben-Hinom, supaya jangan ada orang yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau perempuan sebagai korban api untuk Molokh”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 21:6
✕ Sering dikira
Membuat anaknya melewati api berarti upacara penyucian biasa, bukan pengorbanan.
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan ini adalah pengorbanan anak, seperti yang dilakukan bangsa-bangsa kafir.
✕ Sering dikira
Pemanggil arwah hanya hiburan, tidak berbahaya.
✓ Yang sebenarnya
Praktik ini dilarang keras dan termasuk kekejian yang mendatangkan murka Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 21:6
Jangan pernah bermain-main dengan okultisme atau hal-hal gaib yang dilarang Tuhan. Percayakan hidup dan masa depan kita kepada Allah yang berdaulat, bukan pada ramalan atau kuasa lain.
Tuhan, tolong aku untuk selalu mencari petunjuk dari pada-Mu saja, menjauhi segala bentuk praktik yang tidak Engkau kehendaki, dan menyerahkan hidupku sepenuhnya ke dalam tangan-Mu. Amin.