Belas Kasihan bagi Raja yang Merendah
2 Raja-raja 22:18
Kitab Taurat Ditemukan, Pertobatan Raja
PerikopYosia dan Kitab Taurat yang Ditemukan Kembali · 2 Raja-raja 22:1-20 →“Namun, kepada Raja Yehuda yang telah mengutus kamu untuk meminta petunjuk TUHAN, kamu harus berkata kepadanya: Inilah firman TUHAN, Allah Israel: Mengenai perkataan yang telah kamu dengar itu,”2 Raja-raja 22:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kepada raja Yehuda, yang telah menyuruh kamu untuk meminta petunjuk TUHAN, harus kamu katakan demikian: Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Mengenai perkataan yang telah kaudengar itu,”2 Raja-raja 22:18 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi mengenai Raja Yosia, inilah pesan-Ku, TUHAN Allah Israel, 'Setelah engkau mendengar apa yang tertulis dalam buku itu,”2 Raja-raja 22:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Tetapi khusus untuk Yosia, sampaikanlah, ‘Begini pesan TUHAN untukmu: Kamu telah mendengar tentang amarah-Ku terhadap bangsa ini.”2 Raja-raja 22:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But to the king of Judah which sent you to enquire of the LORD, thus shall ye say to him, Thus saith the LORD God of Israel, As touching the words which thou hast heard;”2 Raja-raja 22:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 22:18?
Tuhan memberikan pesan khusus untuk Raja Yosia: karena ia telah merendahkan diri dan menangis di hadapan Tuhan saat mendengar hukuman, Tuhan akan mengumpulkan dia kepada nenek moyangnya dalam damai, dan ia tidak akan melihat malapetaka yang akan datang.
Latar belakang
Janji untuk Hati yang Lunak
Hulda menyampaikan firman TUHAN khusus untuk Raja Yosia: karena hatinya lunak dan ia merendahkan diri di hadapan TUHAN, merespons dengan menangis dan mengoyakkan pakaian, TUHAN akan mendengarkan dia. Ia akan dikumpulkan kepada nenek moyangnya dan dikuburkan dengan damai, tidak akan melihat malapetaka yang akan datang.
Di mana
Yerusalem
Di rumah Hulda, di perkampungan baru
Kapan
~622 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Hulda
nabiah, istri penjaga pakaian imam, dihormati
Kepada
Utusan Raja Yosia
imam, juru tulis, dan pejabat istana
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָכַךְ
rakhakh · lunak
lembut, lunak, atau tunduk
כָּנַע
kana' · merendahkan diri
menundukkan diri, merendahkan, atau menaklukkan
שָׁמַע
shama' · mendengarkan
mendengar, memperhatikan, dan merespons
Kata 'rakhakh' (lunak) menggambarkan hati yang peka terhadap firman, 'kana'' (merendahkan) berarti tunduk di hadapan otoritas, dan 'shama'' (mendengarkan) sering berarti mendengar dengan taat. Jadi, TUHAN 'mendengarkan' Yosia karena Yosia lebih dulu 'mendengarkan' firman-Nya.
Tahukah kamu
Mengoyakkan Pakaian
Mengoyakkan pakaian adalah ekspresi duka dan pertobatan yang umum di Timur Tengah kuno, melambangkan hati yang hancur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 22:18
Yesaya 66:2
merendah dan gentar
“Tetapi kepada orang inilah Aku akan memandang: kepada orang yang tertindas dan patah semangat dan yang gentar kepada firman-Ku.”
Mazmur 51:19
hati yang hancur
“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina.”
2 Tawarikh 34:27
paralel langsung
“Oleh karena engkau telah merendahkan diri di hadapan Allah dan mengoyakkan pakaianmu dan menangis di hadapan-Ku, Aku pun mendengarkan engkau, demikianlah firman TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 22:18
✕ Sering dikira
Janji damai bagi Yosia berarti ia tidak akan mati secara tragis.
✓ Yang sebenarnya
Yosia tetap mati muda dalam pertempuran, tetapi 'damai' di sini berarti ia tidak menyaksikan kehancuran Yehuda; ia dikuburkan dengan damai.
✕ Sering dikira
Keselamatan Yosia adalah hasil perbuatan baiknya, sehingga ia 'layak' mendapat pengampunan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menekankan respons hati, bukan merit. Ini adalah anugerah TUHAN yang melihat pertobatan, bukan pembayaran upah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 22:18
Kerendahan hati dan penyesalan yang tulus di hadapan Tuhan tidak pernah sia-sia. Tuhan melihat hati yang hancur dan bertobat; Dia setia memberi penghiburan dan perlindungan bagi yang mengasihi-Nya.
Tuhan, bentuklah hatiku yang lunak dan rendah hati, sehingga aku peka terhadap dosa dan mengalami damai-Mu di tengah dunia yang gawat. Amin.