Janji damai bagi Yosia
2 Tawarikh 34:27
Pembaruan Yosia dan Kitab Taurat
“‘Karena hatimu menjadi lembut dan kamu merendahkan diri di hadapan Allah saat mendengar firman-Nya atas tempat ini dan atas penduduknya, dan karena kamu telah merendahkan diri di hadapan-Ku, merobek pakaianmu, dan menangis di hadapan-Ku, maka Aku mendengarkan kamu,’ demikianlah firman TUHAN.”2 Tawarikh 34:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“oleh karena engkau sudah menyesal dan engkau merendahkan diri di hadapan Allah pada waktu engkau mendengar firman-Nya terhadap tempat ini dan terhadap penduduknya, oleh karena engkau merendahkan diri di hadapan-Ku, mengoyakkan pakaianmu dan menangis di hadapan-Ku, Akupun telah mendengarnya, demikianlah firman TUHAN,”2 Tawarikh 34:27 · TB
Terjemahan Baru
“engkau menyesal dan merendahkan diri di hadapan-Ku. Aku telah mengancam untuk menghukum Yerusalem dan penduduknya, tapi ketika engkau mendengar tentang ancaman-Ku itu engkau menangis dan merobek pakaianmu tanda sedih. Aku telah mendengar doamu,”2 Tawarikh 34:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Because thine heart was tender, and thou didst humble thyself before God, when thou heardest his words against this place, and against the inhabitants thereof, and humbledst thyself before me, and didst rend thy clothes, and weep before me; I have even heard thee also, saith the LORD.”2 Tawarikh 34:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 34:27?
Tuhan berkenan pada Yosia karena ia merendahkan diri, menyesali dosa, dan menangis di hadapan-Nya. Respons hati yang lembut terhadap firman Allah mengundang belas kasihan, bukan murka.
Latar belakang
Kematian yang damai bagi Yosia
Allah berjanji bahwa Yosia akan dikumpulkan dengan damai ke kuburnya dan tidak akan melihat malapetaka yang akan datang atas tempat itu. Ini adalah jawaban atas doanya yang disertai penyesalan.
Di mana
Yerusalem
Di rumah Hulda, di perkampungan baru
Kapan
~622 SM
Kerajaan Yehuda (akhir)
Yang berbicara
Nabiah Hulda
nabiah di Yerusalem, istri Salum, penjaga pakaian raja
Kepada
Utusan Raja Yosia
Hilkia, Ahikam, Abdon, Safan, dan Asaya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אסף
asaf · mengumpulkan
mengumpulkan, membawa pulang, atau memanen
שלום
shalom · damai
kedamaian, kesejahteraan, keutuhan
עין
ayin · matamu
mata, penglihatan
Kematian yang damai (shalom) adalah anugerah Allah bagi yang takut akan Dia, tetapi jangan diartikan tanpa penderitaan; fokusnya adalah keselamatan dari malapetaka terburuk.
Tahukah kamu
Latar belakang Hulda
Hulda adalah istri Salum, penjaga pakaian (ibrani: begadim) yang mungkin menjaga pakaian imam atau pakaian kerajaan, menunjukkan ia memiliki akses ke istana.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 34:27
Kejadian 15:15
pergi dengan damai
“Tetapi engkau akan pergi kepada nenek moyangmu dengan damai; engkau akan dikuburkan pada waktu rambutmu telah putih.”
2 Raja-raja 22:20
paralel langsung
“Sesungguhnya Aku akan mengumpulkan engkau kepada nenek moyangmu, dan engkau akan dikumpulkan ke dalam kuburmu dengan damai...”
Yesaya 57:1-2
mati damai
“Orang benar hilang, dan tidak ada seorang pun yang memperhatikannya. Orang-orang saleh diambil, dan tidak ada seorang pun yang mengerti bahwa mereka diambil dari malapetaka; mereka masuk ke dalam damai.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 34:27
✕ Sering dikira
Ada yang mengira Yosia mati sebelum malapetaka karena Tuhan melindunginya dari kematian yang tragis.
✓ Yang sebenarnya
Yosia justru mati dalam pertempuran melawan Mesir (2 Taw 35:23-25), jadi 'damai' di sini bukan berarti tidak tragis, melainkan ia tidak melihat kehancuran Yerusalem.
✕ Sering dikira
Sebagian menganggap janji ini berlaku untuk semua orang percaya secara pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Janji ini khusus untuk Yosia sebagai respon atas kerendahan hatinya, bukan pola umum.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 34:27
Kerendahan hati adalah kunci untuk menerima kasih karunia Allah. Ketika kita membaca Alkitab, biarkan firman itu memecahkan kebanggaan kita dan membawa kita pada pertobatan yang sungguh, bukan sekadar ritual.
Ya Tuhan, lembutkan hatiku terhadap firman-Mu dan jauhkan aku dari kesombongan; ajar aku menangis di hadapan-Mu atas dosa-dosaku. Amin.