Anak-anak Mengejek Elisa di Betel
2 Raja-raja 2:23
Elia Terangkat, Elisa Meneruskan
“Elisa pergi dari tempat itu ke Betel. Saat dia sedang mendaki di jalan, anak-anak laki-laki kecil keluar dari kota itu dan mengejeknya sambil berkata kepadanya, “Naiklah botak, naiklah botak!””2 Raja-raja 2:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Elisa pergi dari sana ke Betel. Dan sedang ia mendaki, maka keluarlah anak- anak dari kota itu, lalu mencemoohkan dia serta berseru kepadanya: "Naiklah botak, naiklah botak!"”2 Raja-raja 2:23 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu pergilah Elisa dari Yerikho ke Betel. Di tengah jalan sekelompok anak-anak keluar dari kota dan mengolok-olokkan dia. "Hai botak, botak, pergi dari sini!" teriak mereka.”2 Raja-raja 2:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dari sana Elisa pergi ke Betel. Dalam perjalanan, sekelompok remaja laki-laki keluar dari kota dan mengejek dia, “Pergilah, botak! Dasar gundul! Pergi sana!””2 Raja-raja 2:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he went up from thence unto Bethel: and as he was going up by the way, there came forth little children out of the city, and mocked him, and said unto him, Go up, thou bald head; go up, thou bald head.”2 Raja-raja 2:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 2:23?
Saat Elisa menuju Betel, sekelompok anak muda mengejeknya dengan berkata 'Naiklah botak', merendahkan dan menantang otoritasnya sebagai nabi. Ini adalah tindakan tidak hormat yang serius, karena menghina utusan Tuhan.
Latar belakang
Ejekan yang Mengerikan
Elisa sedang berjalan naik ke Betel ketika sekelompok anak laki-laki keluar dari kota dan mengejeknya dengan berkata, "Naiklah botak, naiklah botak!" Ejekan ini tidak hanya menghina penampilan fisik Elisa, tetapi juga merendahkan statusnya sebagai nabi dan mengolok-olok peristiwa kenaikan Elia yang baru saja terjadi.
Di mana
Betel
Di jalan mendaki menuju kota Betel, setelah Elisa meninggalkan Yerikho
Kapan
~850 SM
Zaman Kerajaan Terbagi (Israel Utara)
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Narator yang mencatat peristiwa ini sebagai bagian dari pelayanan Elisa.
Kepada
Pembaca kitab
Umat Israel yang perlu belajar menghormati utusan Tuhan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָלַס
qalas · mengejeknya
menertawakan, mengolok-olok dengan kasar
קֵרֵחַ
qereach · botak
botak, gundul; sering dipakai untuk ejekan
נַעַר
na'ar · anak-anak
anak muda, pelayan; bisa berarti remaja atau pemuda
Kata 'qalas' mengungkapkan tindakan merendahkan yang disengaja, bukan sekadar candaan. 'Na'ar' tidak selalu berarti anak kecil, bisa juga remaja, sehingga mereka seharusnya tahu cara menghormati nabi.
Tahukah kamu
Makna 'Botak'
Di zaman itu, botak bisa merujuk pada tanda kehormatan atau aib. Namun, di sini ejekan itu lebih kepada penghinaan terhadap nabi dan mungkin juga menantang Elisa untuk 'naik' seperti Elia, menunjukkan ketidakpercayaan mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 2:23
2 Raja-raja 2:15
Pengakuan roh nabi
“Ketika rombongan nabi yang dari Yerikho melihat dia dari jauh, mereka berkata: "Roh Elia telah hinggap pada Elisa."”
2 Tawarikh 36:16
Pola penolakan nabi
“Tetapi mereka mengolok-olok utusan-utusan Allah, menghina segala firman-Nya dan mengejek nabi-nabi-Nya.”
Amsal 22:10
Akibat bagi pencemooh
“Usirlah pencemooh, maka lenyaplah pertengkaran, dan berhentilah perkelahian dan hinaan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 2:23
✕ Sering dikira
Menganggap anak-anak kecil yang polos diejek dengan kejam oleh Elisa.
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah kelompok pemuda yang sudah dewasa dan sengaja menghina nabi, bukan anak-anak kecil tak berdosa.
✕ Sering dikira
Elisa bertindak berlebihan dengan mengutuk mereka karena hanya ejekan ringan.
✓ Yang sebenarnya
Ejekan ini menyerang otoritas nabi dan meremehkan kuasa Tuhan, sehingga konsekuensi berat adalah bentuk penghakiman ilahi.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 2:23
Menghormati hamba Tuhan dan otoritas rohani adalah penting. Tindakan menghina dapat membawa konsekuensi serius, jadi jagalah perkataan dan sikap kita.
Ya Tuhan, mampukan aku untuk menghormati mereka yang Engkau utus dan menjaga perkataanku dari ejekan yang merendahkan. Amin.