Kehancuran yang Tidak Berdaya
2 Raja-raja 19:26
Tuhan Menjawab Doa Hizkia
“Penduduknya yang tidak berdaya menjadi kecewa dan malu. Mereka menjadi seperti tumbuh-tumbuhan di padang dan rumput hijau, seperti rumput di atas atap rumah, yang layu sebelum masak.”2 Raja-raja 19:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sedang penduduknya yang tak berdaya menjadi terkejut dan malu; mereka menjadi seperti tumbuh- tumbuhan di padang dan seperti rumput hijau, seperti rumput di atas sotoh, atau gandum yang layu sebelum ia masak.”2 Raja-raja 19:26 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang yang tinggal di sana tidak berdaya; mereka terkejut dan ketakutan. Mereka seperti rumput di padang atau rumput yang tumbuh di atap rumah, yang mengering kalau ditiup angin timur yang panas.”2 Raja-raja 19:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku jugalah yang membuat rakyat bangsa-bangsa tidak berdaya melawanmu. Mereka ketakutan hingga lemas lunglai seperti rerumputan di ladang, atau seperti rumput hijau di atap rumah layu terpanggang matahari.”2 Raja-raja 19:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore their inhabitants were of small power, they were dismayed and confounded; they were as the grass of the field, and as the green herb, as the grass on the house tops, and as corn blasted before it be grown up.”2 Raja-raja 19:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 19:26?
Ayat ini menggambarkan kehancuran bangsa-bangsa yang ditaklukkan Asyur. Mereka menjadi lemah, malu, dan seperti rumput kering. Ini menunjukkan bahwa kekuatan manusia dan ilah-ilah palsu tidak ada artinya di hadapan TUHAN.
Latar belakang
Kota-Kota yang Hancur Tak Berdaya
Tuhan menggambarkan penduduk kota-kota yang ditaklukkan Sanherib sebagai orang yang tidak berdaya, menjadi malu dan kecewa. Mereka seperti rumput di padang yang layu sebelum sempat bertumbuh.
Di mana
Yerusalem
Dalam pesan nubuat
Kapan
~701 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang berani, penuh kuasa
Kepada
Raja Hizkia
Raja Yehuda yang saleh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בּוֹשׁ
bush · kecewa
merasa malu, dipermalukan
חָפֵר
chafar · malu
malu, tersipu-sipu
שָׁדַף
shadaph · layu
terbakar, hangus, layu karena panas
Kata-kata ini menggambarkan keputusasaan total dan kerapuhan manusia di hadapan kuasa Tuhan; mereka seperti rumput yang mudah layu.
Tahukah kamu
Rumput di Atap Rumah
Di Timur Tengah, atap rumah terbuat dari lumpur yang dicampur jerami, sehingga rumput bisa tumbuh setelah hujan, tetapi cepat layu karena tanahnya tipis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 19:26
Yesaya 40:6-8
Rumput layu
“Semua yang hidup adalah seperti rumput... rumput menjadi kering, tetapi firman Tuhan tetap selama-lamanya.”
Mazmur 90:5-6
Rumput fana
“Engkau menghanyutkan mereka; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh pada waktu pagi.”
Ayb 14:2
Manusia fana
“Seperti bunga ia berkembang, lalu layu; ia lari seperti bayangan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 19:26
✕ Sering dikira
Menganggap ini berarti semua bangsa yang kalah adalah tidak berharga di mata Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan memakai gambaran ini untuk merendahkan kesombongan Sanherib, bukan merendahkan nilai manusia.
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya tentang kehancuran fisik, padahal juga berbicara tentang ketidakberdayaan rohani di hadapan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini mengingatkan bahwa tanpa Tuhan, semua bangsa hanyalah seperti rumput yang fana.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 19:26
Kita sering mengandalkan kekuatan sendiri atau hal-hal duniawi yang sementara. Ayat ini mengingatkan betapa rapuhnya hal-hal itu dibandingkan kuasa TUHAN. Mari kita letakkan kepercayaan kita hanya pada-Nya.
Tuhan, ajar aku untuk tidak menyombongkan diri pada kekuatan duniawi, tetapi bersandar penuh pada-Mu. Amin.