Doa Hizkia di Bait Allah
2 Raja-raja 19:16
Hizkia Berdoa dan Allah Menjawab
“Arahkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, dan dengarkanlah. Bukalah mata-Mu, ya TUHAN, dan perhatikanlah. Dengarlah perkataan Sanherib, yang dikirimkan untuk menghina Allah yang hidup.”2 Raja-raja 19:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, dan dengarlah; bukalah mata-Mu, ya TUHAN, dan lihatlah; dengarlah perkataan Sanherib yang telah dikirimnya untuk mengaibkan Allah yang hidup.”2 Raja-raja 19:16 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN, perhatikanlah kiranya apa yang sedang terjadi dengan kami. Dengarlah semua penghinaan Sanherib terhadap Engkau, Allah yang hidup!”2 Raja-raja 19:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dengar dan lihatlah, ya TUHAN, segala perkataan Sanherib yang dia kirimkan untuk menghina Engkau, Allah yang hidup.”2 Raja-raja 19:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“LORD, bow down thine ear, and hear: open, LORD, thine eyes, and see: and hear the words of Sennacherib, which hath sent him to reproach the living God.”2 Raja-raja 19:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 19:16?
Setelah mengakui kebesaran Tuhan, Hizkia memohon agar Tuhan membuka telinga-Nya dan melihat serta mendengar perkataan Sanherib yang menghina Allah yang hidup. Ini menunjukkan kerendahan hati Hizkia dan keyakinannya bahwa Tuhan mendengar doa umat-Nya.
Latar belakang
Hizkia membentangkan surat ancaman
Raja Asyur, Sanherib, mengirim surat yang menghina Allah Israel. Hizkia menerima surat itu, membacanya, lalu pergi ke Bait TUHAN, membentangkan surat itu di hadapan TUHAN, dan berdoa memohon pertolongan.
Di mana
Yerusalem
Di Bait TUHAN, di hadapan TUHAN
Kapan
~701 SM
Kerajaan Terbagi: Yehuda
Yang berbicara
Hizkia
Raja Yehuda yang saleh, ~39 tahun
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang bersemayam di atas kerubim
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַטֵּה אָזְנְךָ
hatte ozneka · arahkanlah telinga-Mu
Miringkan telinga-Mu, bahasa Ibrani untuk 'mendengar dengan penuh perhatian'.
פְּקַח עֵינֶיךָ
pekach einekha · bukalah mata-Mu
Buka mata-Mu, artinya 'lihatlah dengan saksama'.
דִּבְרֵי
divrei · perkataan
Kata-kata, di sini mengacu pada kata-kata hinaan Sanherib.
Hizkia memohon agar TUHAN benar-benar memperhatikan kata-kata hinaan itu. Ini mengajarkan bahwa doa bisa menyampaikan kekhawatiran kita secara spesifik kepada Allah.
Tahukah kamu
Surat sebagai 'bukti'
Di zaman kuno, membentangkan surat di hadapan dewa adalah cara memohon perhatian dewa. Hizkia melakukan ini secara simbolis: menyerahkan masalah kepada TUHAN.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 19:16
Mazmur 34:15
Telinga dan mata TUHAN
“Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong.”
2 Tawarikh 6:40
Doa Salomo di Bait
“Sekarang, ya Allahku, biarlah mata-Mu terbuka dan telinga-Mu memperhatikan doa dari tempat ini.”
Yesaya 37:17
Paralel langsung
“Arahkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, dan dengarkanlah; bukalah mata-Mu, ya TUHAN, dan perhatikanlah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 19:16
✕ Sering dikira
Hizkia berpikir TUHAN perlu 'mendengar' karena TUHAN tidak tahu.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa puitis doa; TUHAN Mahatahu, tetapi doa mengungkapkan iman dan ketergantungan.
✕ Sering dikira
Doa ini hanya untuk kepentingan pribadi Hizkia.
✓ Yang sebenarnya
Hizkia memohon keselamatan Yehuda, dan tujuannya agar semua kerajaan mengenal TUHAN (ayat 19).
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 19:16
Jangan ragu untuk meminta pertolongan Tuhan secara spesifik untuk masalah yang kita hadapi. Tuhan tidak hanya mendengar, tetapi Dia juga melihat dan tahu apa yang terjadi.
Tuhan, dengarkanlah keluh kesahku dan perhatikanlah setiap perkataan yang menyakitiku. Amin.