Meragukan Kuasa TUHAN

2 Raja-raja 18:33

Hizkia dan Ancaman Asyur

PerikopRaja Asyur Mengutus Orang ke Yerusalem · 2 Raja-raja 18:17-37 →
“Pernahkah ilah bangsa-bangsa melepaskan negerinya masing-masing dari tangan raja Asyur?”

2 Raja-raja 18:33 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 18:33?

Rabsakih membandingkan TUHAN dengan ilah-ilah bangsa lain. Ia menantang: pernahkah ilah bangsa lain menyelamatkan negeri mereka dari tangan raja Asyur? Ia meragukan kuasa TUHAN dengan menyamakan-Nya dengan berhala-berhala yang tak berdaya.

Latar belakang

Menantang TUHAN

Rabsakih mencoba meruntuhkan iman rakyat dengan mendaftar dewa-dewa yang telah dikalahkan Asyur. Dia menyiratkan bahwa jika dewa-dewa lain gagal, TUHAN juga akan gagal.

Di mana

Yerusalem

Di dekat saluran kolam atas, di jalan raya Padang Penatu

Kapan

~701 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sanherib merebut Yehuda
Pembebasan Yerusalem
Kamu di sini
R

Yang berbicara

Rabsakih

Utusan Asyur, orator ulung

R

Kepada

Rakyat Yerusalem

Warga kota yang ketakutan di balik tembok

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֱלֹהִים

elohim · ilah

dewa, ilah (jamak atau majestik)

נָצַל

natsal · lepas

menyelamatkan, meluputkan

יָד

yad · tangan

tangan, kekuasaan

Rabsakih menyebut ilah-ilah sebagai 'elohim', tetapi TUHAN adalah Elohim yang unik. Kata 'yad' (tangan) melambangkan kuasa, dan Rabsakih meragukan bahwa tangan TUHAN dapat melepaskan. Ini adalah penghujatan yang nantinya akan dijawab Allah.

Tahukah kamu

Daftar Dewa yang Dikalahkan

Rabsakih menyebut Hamat, Arpad, Sefarwaim, Hena, dan Iwa—kota-kota yang telah ditaklukkan Asyur. Ini menunjukkan kekuatan militernya, tetapi dia lupa bahwa TUHAN bukan dewa lokal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 18:33

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 18:33

✕  Sering dikira

Rabsakih benar bahwa TUHAN seperti ilah lain.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan adalah unik dan berkuasa atas semua bangsa.

✕  Sering dikira

Kekalahan Samaria membuktikan TUHAN tidak berkuasa.

✓  Yang sebenarnya

Samaria jatuh karena dosa Israel, bukan karena kelemahan TUHAN.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 18:33

Ketika masalah besar datang, kita mungkin meragukan kuasa Tuhan dan membandingkannya dengan 'tuhan-tuhan' lain seperti uang, jabatan, atau teknologi. Tetapi TUHAN adalah Allah yang hidup dan berkuasa, tidak seperti allah-allah palsu.

Tuhan Yesus, teguhkan iman kami agar tidak meragukan kuasa-Mu saat badai hidup melanda. Amin.