Tantangan Rabsakih
2 Raja-raja 18:19
Hizkia: Antara Iman dan Asyur
“Rabsakih berkata kepada mereka, “Katakan sekarang kepada Hizkia, inilah perkataan raja agung, yaitu Raja Asyur: ‘Keyakinan seperti apakah yang kamu miliki?”2 Raja-raja 18:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berkatalah juru minuman agung kepada mereka: "Baiklah katakan kepada Hizkia: Beginilah kata raja agung, raja Asyur: Kepercayaan macam apakah yang kaupegang ini?”2 Raja-raja 18:19 · TB
Terjemahan Baru
“Salah seorang perwira Asyur itu berkata kepada mereka, "Sampaikanlah kepada Hizkia perkataan raja Asyur ini: 'Mengapa engkau merasa dirimu kuat?”2 Raja-raja 18:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Komandan itu berkata kepada mereka, “Raja Asyur, sang raja agung, menyampaikan pesan ini kepada Hiskia: Kamu bodoh jika kamu tenang-tenang saja menghadapi serangan Asyur. Tidak ada yang bisa kamu andalkan untuk mengalahkan kami!”2 Raja-raja 18:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Rabshakeh said unto them, Speak ye now to Hezekiah, Thus saith the great king, the king of Assyria, What confidence is this wherein thou trustest?”2 Raja-raja 18:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 18:19?
Rabsakih, juru bicara raja Asyur, mencoba melemahkan kepercayaan diri Hizkia. Dia meremehkan keyakinan Hizkia dan menantang dasar kepercayaannya, dengan nada mengejek, 'Keyakinan seperti apakah yang kamu miliki?' Ini menunjukkan bahwa iman sering diuji dengan pertanyaan-pertanyaan yang merendahkan.
Latar belakang
Pertanyaan Retoris yang Menohok
Rabsakih, juru bicara raja Asyur, mencoba melemahkan mental Hizkia dengan mempertanyakan dasar kepercayaannya. Ia mencemooh keyakinan Yehuda kepada TUHAN, menyebutnya sebagai 'kata-kata kosong'.
Di mana
Yerusalem
Di dekat saluran kolam atas, di jalan Padang Penatu
Kapan
~701 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Rabsakih
Utusan Asyur yang lancang, ahli propaganda
Kepada
Elyakim, Sebna, dan Yoah
Para pejabat tinggi Yehuda yang mewakili Hizkia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בִּטָּחוֹן
bittachon · keyakinan
kepercayaan, rasa aman, harapan
אָמַר
amar · berkata
mengatakan, menyatakan, menegaskan
גְּבוּרָה
gevurah · kekuatan
kekuatan, kuasa, keberanian
Rabsakih mempertanyakan dasar keyakinan Yehuda, tetapi kata 'bittachon' menunjukkan bahwa kepercayaan sejati bukan sekadar perasaan, melainkan fondasi yang kokoh.
Tahukah kamu
Diplomasi atau Perang Psikologis?
Rabsakih tidak hanya berbicara dengan bahasa yang dipahami rakyat, tetapi juga menggunakan teknik propaganda modern: merendahkan lawan, meragukan sekutu, dan menakut-nakuti.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 18:19
Yesaya 36:4
paralel langsung
“Berkatalah Rabsakih kepada mereka: Katakanlah kepada Hizkia: Beginilah kata raja agung, raja Asyur: Apakah keyakinan yang kauandalkan ini?”
Mazmur 20:7
jawaban iman
“Orang ini memegahkan kereta, orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah demi nama TUHAN, Allah kita.”
Mazmur 33:16-17
kekuatan palsu
“Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa; seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan. Kuda adalah harapan sia-sia untuk menyelamatkan, walaupun dengan kekuatannya yang besar ia tidak dapat meluputkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 18:19
✕ Sering dikira
Rabsakih hanya bertanya kepada Hizkia secara pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Ia berbicara kepada para pejabat, tetapi tujuannya untuk melemahkan Hizkia dan seluruh rakyat.
✕ Sering dikira
Rabsakih menghargai kepercayaan Hizkia kepada TUHAN.
✓ Yang sebenarnya
Ia meremehkan dan mengejek keyakinan itu sebagai sesuatu yang naif.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 18:19
Tantangan seperti ini bisa datang dalam bentuk kritik atau keraguan dari orang lain. Saat imanmu dipertanyakan, ingatlah bahwa keyakinanmu bukan berdasarkan pendapat manusia, tetapi pada janji Tuhan yang setia.
Tuhan, teguhkanlah imanku ketika orang lain meragukan keyakinanku kepada-Mu. Amin.