Hal yang Tidak Patut
2 Raja-raja 17:9
Kejatuhan Samaria: Akibat Dosa
PerikopHosea Memulai Pemerintahannya atas Israel · 2 Raja-raja 17:1-18 →“Orang-orang Israel juga menjalankan hal-hal yang tidak patut terhadap TUHAN, Allah mereka. Mereka mendirikan bukit-bukit pengurbanan di semua kota, baik di menara-menara penjagaan sampai di kota-kota yang berbenteng.”2 Raja-raja 17:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan orang Israel telah menjalankan hal-hal yang tidak patut terhadap TUHAN, Allah mereka. Mereka mendirikan bukit-bukit pengorbanan di manapun mereka diam, baik dekat menara penjagaan maupun di kota yang berkubu;”2 Raja-raja 17:9 · TB
Terjemahan Baru
“dan melakukan hal-hal yang tidak diperkenankan oleh TUHAN, Allah mereka. Mereka mendirikan tempat-tempat penyembahan dewa di semua kota mereka, baik di kota kecil maupun di kota besar.”2 Raja-raja 17:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bangsa Israel sudah melakukan banyak hal yang semakin nyata melawan TUHAN, Allah mereka. Di mana pun mereka tinggal, baik kampung-kampung kecil sampai kota-kota besar berbenteng, mereka membangun kuil-kuil dewa di sana, tidak hanya di bukit-bukit.”2 Raja-raja 17:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the children of Israel did secretly those things that were not right against the LORD their God, and they built them high places in all their cities, from the tower of the watchmen to the fenced city.”2 Raja-raja 17:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 17:9?
Orang Israel melakukan hal-hal yang tidak patut terhadap TUHAN dengan mendirikan bukit-bukit pengurbanan di berbagai tempat, dari menara penjagaan sampai kota berbenteng, yang menunjukkan penyembahan berhala yang meluas.
Latar belakang
Praktik Ibadah yang Salah
Orang Israel melakukan hal-hal yang tidak patut di hadapan Tuhan dengan mendirikan bukit-bukit pengurbanan di setiap kota, dari menara penjagaan sampai kota berbenteng, sebagai tempat penyembahan berhala.
Di mana
Samaria
Wilayah kerajaan Israel utara
Kapan
~720 SM
Periode Raja-raja / Pembuangan Asyur
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Sejarawan dan teolog, mungkin nabi atau imam, ~abad ke-6 SM
Kepada
Pembaca kitab
Umat Israel yang tersisa, terutama Yehuda, pasca-pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָטָא
chata · tidak patut
melenceng, salah, atau berdosa (di sini berarti tindakan tercela)
בָּמוֹת
bamot · bukit-bukit pengurbanan
tempat tinggi untuk ibadah, sering dipakai untuk penyembahan asing
בָּנָה
banah · mendirikan
membangun, mendirikan
Kata 'tidak patut' (chata) menekankan bahwa tindakan ini dinilai salah di mata Tuhan, dan 'bukit-bukit pengurbanan' (bamot) menunjukkan praktik ibadah yang salah, sering kali untuk dewa asing.
Tahukah kamu
Menara Penjagaan
Menara penjagaan biasanya adalah bangunan kecil di ladang untuk mengawasi tanaman. Fakta bahwa bukit pengurbanan didirikan bahkan di sana menunjukkan betapa meluasnya penyembahan berhala.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 17:9
Imamat 26:30
Hukuman bukit pengurbanan
“Aku akan memusnahkan bukit-bukit pengurbananmu dan merobohkan tugu-tugu berhalamu...”
1 Raja-raja 14:23
Dosa raja Yerobeam
“Mereka juga mendirikan bukit-bukit pengurbanan dan tugu-tugu berhala...”
2 Raja-raja 21:3
Dosa Manasye
“Ia membangun kembali bukit-bukit pengurbanan yang telah dimusnahkan Hizkia...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 17:9
✕ Sering dikira
Menganggap bukit pengurbanan selalu tempat penyembahan ilah asing.
✓ Yang sebenarnya
Ada juga bukit pengurbanan untuk YHWH, tetapi sering disalahgunakan dan akhirnya dilarang.
✕ Sering dikira
Mengira dosa hanya soal penyembahan, padahal juga mencakup cara hidup.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menunjukkan praktik yang salah dalam ibadah dan kehidupan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 17:9
Kadang kita membangun 'bukit pengurbanan' dalam hati—tempat kita mempersembahkan waktu dan energi untuk hal-hal yang bukan Tuhan. Periksa prioritas kita hari ini.
Tuhan, mampukan kami untuk menjadikan-Mu pusat hidup kami, bukan hal-hal lain. Amin.