Bukit pengurbanan dan tiang berhala
1 Raja-raja 14:23
Nubuat Melawan Yerobeam dan Kematian Abia
“Mereka juga membangun di bukit-bukit pengurbanan untuk mereka dan tiang-tiang berhala, dan patung-patung Dewi Asyera di setiap bukit yang tinggi serta di bawah setiap pohon yang rimbun.”1 Raja-raja 14:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab merekapun juga mendirikan tempat-tempat pengorbanan dan tugu-tugu berhala dan tiang-tiang berhala di atas setiap bukit yang tinggi dan di bawah setiap pohon yang rimbun.”1 Raja-raja 14:23 · TB
Terjemahan Baru
“Di atas bukit-bukit dan di bawah pohon-pohon besar, mereka membangun tempat-tempat penyembahan berhala, dan mendirikan tugu-tugu serta patung-patung dewi Asyera untuk disembah.”1 Raja-raja 14:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“karena mereka membangun tempat-tempat pemujaan berhala serta mendirikan tiang-tiang lambang dewi Asyera di setiap bukit yang tinggi dan di bawah setiap pohon yang besar.”1 Raja-raja 14:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For they also built them high places, and images, and groves, on every high hill, and under every green tree.”1 Raja-raja 14:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 14:23?
Ayat ini menggambarkan praktik penyembahan berhala yang merajalela di Yehuda. Mereka mendirikan bukit-bukit pengurbanan, tiang-tiang berhala, dan patung Asyera di tempat-tempat tinggi dan bawah pohon rindang. Ini adalah pelanggaran langsung terhadap perintah Tuhan dan menunjukkan sinkretisme agama.
Latar belakang
Yehuda membangun tempat-tempat penyembahan berhala
Orang Yehuda mendirikan bukit-bukit pengurbanan, tiang-tiang berhala, dan patung-patung Asyera di tempat-tempat tinggi, persis seperti yang dilakukan bangsa-bangsa kafir yang telah Tuhan usir.
Di mana
Yerusalem
Catatan sejarah Kerajaan Yehuda
Kapan
~930 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Penulis 1 Raja-raja
Sejarawan Israel, mencatat tindakan raja-raja.
Kepada
Pembaca Alkitab
Orang yang mencari kebenaran Allah.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּמָה
bamah · bukit pengurbanan
Tempat tinggi, altar penyembahan berhala.
מַצֵּבָה
matzevah · tiang berhala
Tiang atau batu berdiri sebagai simbol dewa.
אֲשֵׁרָה
asherah · patung
Pohon atau tiang suci untuk dewi Asyera.
Ketiga kata ini—tempat tinggi, tiang, dan patung—menunjukkan sistem penyembahan berhala yang terstruktur. Mereka menggantikan penyembahan di Bait Allah dengan ritus di tempat-tempat yang dipilih sendiri, menghancurkan kekhususan hubungan dengan Allah.
Tahukah kamu
Tiang berhala (massebah)
Tiang berhala biasanya batu berdiri yang melambangkan dewa, sering kali didirikan untuk penyembahan dewa kesuburan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 14:23
Ulangan 12:2
Larangan tempat tinggi
“Kamu harus memusnahkan segala tempat, di mana bangsa-bangsa yang kamu duduki itu beribadah kepada allah mereka, di gunung yang tinggi, di bukit yang tinggi, dan di bawah pohon yang rimbun.”
Mikha 5:13
TUHAN menghancurkan
“Aku akan mencabut patung-patungmu dan tiang-tiang berhalamu dari tengah-tengahmu, sehingga engkau tidak lagi sujud menyembah kepada buatan tanganmu.”
Yeremia 17:2
Ingat dosa
“Sementara anak-anak mereka mengingat mezbah-mezbah mereka dan tiang-tiang berhala mereka di samping pohon yang rimbun dan di atas bukit-bukit yang tinggi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 14:23
✕ Sering dikira
Mengira 'bukit pengurbanan' adalah tempat ibadah biasa yang juga dipakai untuk Allah.
✓ Yang sebenarnya
Tempat-tempat ini secara khusus dikaitkan dengan penyembahan berhala, dan Tuhan melarangnya.
✕ Sering dikira
Menganggap patung Asyera sebagai hal yang tidak penting.
✓ Yang sebenarnya
Penyembahan Asyera adalah dosa serius yang menyebabkan murka Allah.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 14:23
Kita mungkin tidak menyembah patung, tetapi bisa jadi kita membangun 'bukit pengurbanan' dalam hidup kita—hal-hal yang kita sembah dan andalkan selain Tuhan, seperti karier, uang, atau hubungan. Sadarilah bahwa apa pun yang kita tempatkan di atas Tuhan adalah berhala.
Tuhan, tunjukkan kepadaku berhala-berhala dalam hidupku yang mengambil tempat-Mu. Aku mau meninggalkannya dan menyembah Engkau saja. Amin.