Samaria diisi orang asing
2 Raja-raja 17:24
Kejatuhan Samaria dan Pembuangan Israel
“Raja Asyur mengangkut orang dari Babel, Kuta, Awa, Hamat, dan Sefarwaim dan menyuruh mereka tinggal di kota-kota Samaria untuk menggantikan keturunan Israel. Mereka menduduki Samaria dan menetap di kota-kotanya.”2 Raja-raja 17:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Raja Asyur mengangkut orang dari Babel, dari Kuta, dari Awa, dari Hamat dan Sefarwaim, lalu menyuruh mereka diam di kota-kota Samaria menggantikan orang Israel; maka orang-orang itupun menduduki Samaria dan diam di kota-kotanya.”2 Raja-raja 17:24 · TB
Terjemahan Baru
“Sebagai pengganti orang Israel yang telah diangkut ke pembuangan itu, raja Asyur menempatkan di kota-kota Samaria, orang-orang dari Babel, Kuta, Awa, Hamat, dan Sefarwaim. Orang-orang itu menduduki kota-kota itu dan menetap di situ.”2 Raja-raja 17:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Raja Asyur memindahkan orang-orang dari kota Babel, Kuta, Awa, Hamat, dan Sefarwaim untuk menetap di Samaria dan kota-kota sekitarnya, menggantikan bangsa Israel. Demikianlah sekarang daerah Samaria diduduki oleh bangsa asing.”2 Raja-raja 17:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the king of Assyria brought men from Babylon, and from Cuthah, and from Ava, and from Hamath, and from Sepharvaim, and placed them in the cities of Samaria instead of the children of Israel: and they possessed Samaria, and dwelt in the cities thereof.”2 Raja-raja 17:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 17:24?
Setelah Israel dibuang, Raja Asyur membawa orang-orang dari berbagai bangsa untuk tinggal di Samaria menggantikan mereka. Mereka menetap di kota-kota Samaria. Ini menunjukkan bahwa tanah yang ditinggalkan karena dosa akan diisi oleh orang lain, dan dampak dosa bisa berlangsung lama.
Latar belakang
Koloni Asing di Negeri Samaria
Raja Asyur memindahkan penduduk dari berbagai bangsa ke Samaria untuk menggantikan orang Israel yang dibuang. Mereka tinggal di kota-kota Samaria dan membawa serta dewa-dewa dan adat istiadat mereka.
Di mana
Samaria
Kota Samaria dan sekitarnya
Kapan
~722 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Penulis Kitab 2 Raja-raja
Sejarawan dan nabi, mencatat sejarah umat Tuhan
Kepada
Orang Israel dan Yehuda
Umat pilihan yang sedang mengalami penghakiman Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיָּבֵא
vayave' · mengangkut
membawa masuk orang asing dari tempat lain
בָּבֶל
Bavel · Babel
nama kota dan kerajaan besar, simbol kekacauan
יָשַׁב
yashav · menduduki
menetap, tinggal tetap di suatu tempat
Kata-kata ini menggambarkan kebijakan Asyur untuk mengganti penduduk, yang menyebabkan percampuran budaya dan agama. Ini adalah awal dari munculnya bangsa Samaria yang sinkretis.
Tahukah kamu
Asal Usul Orang Samaria
Pencampuran bangsa asing dengan sisa-sisa Israel ini menjadi cikal bakal orang Samaria yang sering disebut di Perjanjian Baru. Mereka memiliki campuran agama Yahudi dan penyembahan berhala.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 17:24
Ezra 4:2
keturunan asing
“Mereka datang kepada Zerubabel... dan berkata: 'Biarlah kami ikut membangun...'”
2 Raja-raja 17:30-31
dewa-dewa mereka
“Orang Babel membuat patung Sukot-Benot, orang Kuta membuat patung Nergal...”
Lukas 9:52
Samaria kemudian
“Ia mengirim utusan-utusan mendahului Dia... masuk ke sebuah desa orang Samaria”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 17:24
✕ Sering dikira
Menganggap orang asing ini langsung memeluk agama Yahudi dengan murni.
✓ Yang sebenarnya
Mereka membawa serta dewa-dewa mereka dan tetap menyembahnya.
✕ Sering dikira
Berpikir Samaria kosong total setelah pembuangan, padahal banyak penduduk sisa yang ditinggalkan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini tidak menyebut semua orang Israel dibuang; yang miskin dan lemah mungkin tinggal.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 17:24
Keputusan yang salah bisa membawa akibat yang panjang. Kita harus menjaga berkat dan hal-hal baik yang Tuhan percayakan, jangan sampai karena kecerobohan kita, kita kehilangan itu. Bersyukurlah atas apa yang kita miliki dan jaga dengan baik.
Tuhan, ajari aku untuk menghargai dan menjaga segala berkat yang Engkau berikan, agar tidak hilang karena kesalahanku. Amin.