Akhir Pekah, Awal Hosea
2 Raja-raja 15:30
Pergolakan Politik di Israel
PerikopPemerintahan Pekah atas Israel · 2 Raja-raja 15:27-31 →“Kemudian, Hosea, anak Ela, mengadakan persekongkolan untuk melawan Pekah, anak Remalya. Dia menyerang dan membunuhnya, serta memerintah sebagai penggantinya, pada tahun kedua puluh pemerintahan Yotam, anak Uzia.”2 Raja-raja 15:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hosea bin Ela mengadakan persepakatan melawan Pekah bin Remalya; dibunuhnyalah dia, kemudian dia menjadi raja menggantikannya dalam tahun kedua puluh zaman Yotam bin Uzia.”2 Raja-raja 15:30 · TB
Terjemahan Baru
“Pada tahun kedua puluh pemerintahan Raja Yotam anak Uzia atas Yehuda, Hosea anak Ela berkomplot melawan Raja Pekah dan membunuh dia, lalu menjadi raja menggantikan dia.”2 Raja-raja 15:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada tahun kedua puluh masa pemerintahan Raja Yotam di Yehuda, Hosea anak Ela bersekongkol melawan Pekah, lalu membunuhnya dan menggantikan dia sebagai raja Israel.”2 Raja-raja 15:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Hoshea the son of Elah made a conspiracy against Pekah the son of Remaliah, and smote him, and slew him, and reigned in his stead, in the twentieth year of Jotham the son of Uzziah.”2 Raja-raja 15:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 15:30?
Hosea, anak Ela, membunuh Pekah dan menjadi raja Israel. Peristiwa ini terjadi pada tahun kedua puluh pemerintahan Yotam, raja Yehuda. Ini adalah contoh lain kekacauan politik dan pembunuhan untuk merebut takhta.
Latar belakang
Kudeta Hosea
Hosea, anak Ela, berkomplot melawan Pekah, membunuhnya, dan naik takhta di Israel. Ini menandai periode kekacauan politik yang berakhir dengan kehancuran kerajaan.
Di mana
Samaria
Di istana, dalam intrik politik
Kapan
~732 SM
Zaman Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Sejarawan Israel yang mencatat peristiwa politik
Kepada
Pembaca Alkitab
Orang yang mencari pelajaran dari sejarah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָשַׁר
qashar · bersekongkol
Membuat komplotan rahasia
וַיַּכֵּהוּ
wayyakkehu · menyerang
Memukul dengan kekerasan, membunuh
תַּחְתָּיו
tachtav · menggantikannya
Di tempatnya, sebagai pengganti
Kata-kata ini menekankan pola perebutan kekuasaan yang penuh tipu dan kekerasan, menunjukkan betapa jauh Israel dari kehendak TUHAN.
Tahukah kamu
Akhir dinasti
Pekah adalah raja terakhir yang keturunannya tidak meneruskan takhta; Hosea adalah raja terakhir Israel sebelum jatuh ke Asyur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 15:30
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 15:30
✕ Sering dikira
Menganggap semua raja Israel jahat, padahal sebagian melakukan yang benar.
✓ Yang sebenarnya
Di Yehuda ada raja yang baik, tetapi di Israel semua raja jahat.
✕ Sering dikira
Mengira pembunuhan ini tanpa sebab politik.
✓ Yang sebenarnya
Hosea mungkin berusaha menghentikan kebijakan pro-Asyur, tetapi melakukannya dengan cara yang salah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 15:30
Kekuasaan sering kali memperlihatkan sisi gelap manusia: keinginan untuk mengendalikan, ketakutan kehilangan posisi, dan rela menyakiti orang lain. Kita perlu meneladani Yesus yang justru melepaskan kuasa demi melayani, bukan mengejar kekuasaan.
Yesus, ajari kami untuk menggunakan pengaruh kami untuk kebaikan, bukan untuk keuntungan diri sendiri, Amin.