Azarya hidup benar

2 Raja-raja 15:3

Raja-raja Israel dan Yehuda yang Silih Berganti

Dia melakukan apa yang benar di mata TUHAN seperti semua yang dilakukan Amazia, ayahnya.

2 Raja-raja 15:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 15:3?

Ayat ini mencatat bahwa Azarya melakukan apa yang benar di mata TUHAN, mengikuti teladan Amazia, ayahnya. Ini adalah pujian bagi Azarya, karena ia melanjutkan tradisi kebaikan ayahnya. Meskipun demikian, ada catatan bahwa ia tidak menyingkirkan bukit-bukit pengorbanan, yang menjadi batu sandungan bagi bangsa itu.

Latar belakang

Penilaian atas pemerintahan Azarya

Penulis menilai Azarya melakukan yang benar di mata TUHAN, seperti Amazia ayahnya. Namun, catatan ini tidak menutupi fakta bahwa bukit pengurbanan tidak dijauhkan (ayat 4), menunjukkan ketaatan yang tidak sempurna.

Di mana

Yerusalem

Catatan sejarah kerajaan

Kapan

~792 SM

Periode kerajaan terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Azarya menjadi raja
Penyakit kusta menimpa Azarya
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab 2 Raja-raja

Sejarawan Israel, tidak disebutkan namanya

P

Kepada

Pembaca kitab

Masyarakat Yehuda, terutama pasca-pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָשָׁר

yāšār · benar

lurus, tepat, sesuai standar

עֵינֵי יְהוָה

ʿênê YHWH · mata TUHAN

penilaian dari perspektif TUHAN

אֲמַצְיָה

ʾĂmaṣyāh · Amazia

kekuatan TUHAN

Kata 'benar' (yashar) berarti 'lurus' — menekankan hidup yang selaras dengan standar TUHAN, tetapi standar itu tidak pernah dipenuhi sempurna oleh raja mana pun, termasuk Azarya.

Tahukah kamu

Sekutu politik

Pada masa Azarya, kerajaan Yehuda menikmati kemakmuran dan perluasan wilayah, terutama karena lemahnya Israel dan Asyur yang sedang sibuk. Ini waktu yang relatif damai.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 15:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 15:3

✕  Sering dikira

Menganggap 'benar' berarti sempurna tanpa cela.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks alkitabiah, 'benar' berarti setia pada perjanjian, meski tidak sempurna.

✕  Sering dikira

Menyamakan penilaian manusia dengan penilaian TUHAN.

✓  Yang sebenarnya

Penulis menekankan bahwa penilaian akhir datang dari TUHAN, bukan dari politikus.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 15:3

Kita mungkin memiliki teladan yang baik dalam keluarga atau komunitas, tetapi kita juga harus berani untuk melakukan pembaruan lebih lanjut. Jangan puas dengan status quo; carilah cara untuk semakin dekat dengan Tuhan dan melayani-Nya dengan lebih sungguh-sungguh. Jadilah pribadi yang berani mengambil langkah iman baru.

Tuhan, terima kasih untuk teladan-teladan baik yang Engkau berikan melalui orang tua dan pemimpin rohaniku. Beriku keberanian untuk terus bertumbuh dan tidak berpuas diri, serta melakukan kehendak-Mu dengan sepenuh hati. Amin.