Dosa yang Menetap
2 Raja-raja 13:6
Penyembahan yang Tidak Sempurna
“Namun, mereka tidak berpaling dari dosa-dosa keluarga Yerobeam yang menyebabkan Israel berdosa, melainkan masih hidup di dalamnya. Bahkan patung Asyera masih berdiri di Samaria.”2 Raja-raja 13:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hanya mereka tidak menjauh dari dosa-dosa keluarga Yerobeam, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula, melainkan mereka terus hidup dalam dosa itu. Juga patung Asyera masih berdiri di Samaria. --”2 Raja-raja 13:6 · TB
Terjemahan Baru
“Meskipun begitu orang Israel tidak berhenti melakukan dosa-dosa yang dimulai oleh Raja Yerobeam. Mereka terus melakukan dosa-dosa itu, dan membiarkan patung Dewi Asyera tetap berada di Samaria.”2 Raja-raja 13:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akan tetapi, mereka tidak berhenti mengikuti dosa keluarga Yerobeam. Selain itu, patung dewi Asyera juga tetap dibiarkan berdiri di Samaria.”2 Raja-raja 13:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Nevertheless they departed not from the sins of the house of Jeroboam, who made Israel sin, but walked therein: and there remained the grove also in Samaria.)”2 Raja-raja 13:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 13:6?
Israel tidak berpaling dari dosa keluarga Yerobeam, dan bahkan patung Asyera masih berdiri di Samaria. Ini menunjukkan pertobatan yang palsu; meskipun Tuhan menolong, mereka tetap berpegang pada berhala.
Latar belakang
Belum Ada Pertobatan Sejati
Walaupun TUHAN mengirimkan penolong, bangsa Israel tetap berpegang pada dosa-dosa Yerobeam, termasuk penyembahan berhala. Patung Asyera, simbol dewi kesuburan, masih berdiri di Samaria, menunjukkan bahwa hati mereka belum berbalik.
Di mana
Samaria
Konon ditulis di Yehuda, pasca pembuangan
Kapan
~815 SM
Zaman Raja-raja
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Narator alkitabiah yang mencatat sejarah Israel dan Yehuda
Kepada
Pembaca Israel
Komunitas umat Tuhan yang membaca sejarah nenek moyang mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סָרוּ
saru · tidak berpaling
menyimpang, meninggalkan, berbalik dari
חַטָּאת
chatta't · dosa
pelanggaran moral, kegagalan memenuhi standar Tuhan
אֲשֵׁרָה
asherah · Asyera
dewi Kanaan yang disembah dengan tiang kayu atau pohon keramat
Kata 'chatta't' (dosa) dan 'saru' (berpaling) menunjukkan bahwa dosa adalah penyimpangan dari jalan Tuhan. Meski TUHAN berbelas kasihan, keberadaan Asyera menunjukkan bahwa kesetiaan mereka setengah hati—tanda bahaya yang sering kita tiru.
Tahukah kamu
Patung Asyera adalah tiang kayu
Asyera, dewi ibu Kanaan, sering dilambangkan dengan tiang atau pohon yang didirikan di tempat tinggi; dan meskipun beberapa raja menghancurkannya, patung ini tetap ada di Samaria.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 13:6
1 Raja-raja 12:28
dosa Yerobeam
“Maka Raja Yerobeam membuat dua anak lembu emas dan berkata kepada bangsa itu: 'Ini terlalu jauh bagi kamu untuk naik ke Yerusalem; ini Allahmu, hai Israel, yang telah menuntun kamu keluar dari tanah Mesir.'”
Ulangan 7:5
perintah menghancurkan berhala
“Tetapi beginilah kamu perlakukan mereka: mezbah-mezbah mereka haruslah kamu robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, tiang-tiang berhala mereka kamu tebang, dan patung-patung mereka kamu bakar habis.”
Hosea 14:2
panggilan untuk bertobat
“Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah jatuh karena kesalahanmu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 13:6
✕ Sering dikira
Israel masih menyembah TUHAN dan Asyera sekaligus
✓ Yang sebenarnya
Mereka menyembah TUHAN, tetapi juga mempertahankan berhala—sinkretisme yang dilarang; bukan penyembahan eksklusif.
✕ Sering dikira
Patung Asyera adalah berhala yang sama dengan anak lembu emas
✓ Yang sebenarnya
Anak lembu adalah patung emas, sedangkan Asyera adalah tiang kayu; keduanya adalah bentuk penyembahan berhala yang berbeda.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 13:6
Tuhan menolong kita, tetapi juga menginginkan pertobatan sejati. Apakah kita masih menyimpan 'patung Asyera' dalam hidup kita, seperti kebiasaan buruk atau kecanduan?
Tuhan, singkapkan dan cabutlah setiap berhala dalam hatiku yang menghalangi hubunganku dengan-Mu. Amin.