Akhir hidup Yoas
2 Raja-raja 12:21
Pemulihan Bait Suci dan Ajal Yoas
“Yozakar, anak Simeat, dan Yozabad, anak Somer, yaitu pelayan-pelayannya menyerangnya sampai mati. Kemudian, mereka menguburkannya di dekat nenek moyangnya, di Kota Daud. Lalu, Amazia, anaknya, menjadi raja sebagai penggantinya.”2 Raja-raja 12:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Yozakar, anak Simeat, dan Yozabad, anak Somer, ialah pegawai-pegawainya yang membunuh dia. Lalu ia dikuburkan di samping nenek moyangnya di kota Daud, maka Amazia, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”2 Raja-raja 12:21 · TB
Terjemahan Baru
“(12:19)”2 Raja-raja 12:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pembunuhnya adalah Yozakar anak Simeat dan Yozabad anak Somer. Demikianlah Yoas meninggal. Dia dikuburkan bersama nenek moyangnya di bagian lama Yerusalem yang disebut Kota Daud. Lalu Amazia, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”2 Raja-raja 12:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For Jozachar the son of Shimeath, and Jehozabad the son of Shomer, his servants, smote him, and he died; and they buried him with his fathers in the city of David: and Amaziah his son reigned in his stead.”2 Raja-raja 12:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 12:21?
Ayat ini menceritakan bahwa Yoas dibunuh oleh dua pelayannya dan kemudian dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak disebutkan di pekuburan raja-raja. Ini menunjukkan bahwa kematiannya tidak terhormat, dan digantikan oleh anaknya, Amazia.
Latar belakang
Pembunuh dan pengganti
Ayat ini mencatat nama kedua pelayan yang membunuh Yoas: Yozakar dan Yozabad. Mereka berasal dari suku Moab dan Amon, mungkin karena pengaruh asing. Yoas dibunuh dan dikuburkan di Kota Daud, 'di dekat nenek moyangnya', tetapi tidak di makam para raja, menunjukkan sedikit kehormatan. Amazia, anaknya, menggantikan dia, memastikan kelanjutan dinasti Daud.
Di mana
Kota Daud, Yerusalem
Makam raja-raja di Kota Daud
Kapan
~796 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis Kitab 2 Raja-raja
Sejarawan yang mencatat kisah raja-raja Yehuda dan Israel
Kepada
Pembaca kitab
Umat Israel dan semua orang yang membaca kitab ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִכָּהוּ
hikahu · menyerangnya
memukul, menyerangnya dengan keras
וַיָּמֹת
wayamot · sampai mati
dan ia mati, menekankan kepastian kematian
קָבְרוּ
qaveru · menguburkannya
mereka menguburkan, tindakan pemakaman
Kata kerja 'menyerang' diikuti 'sampai mati' menunjukkan kekerasan yang fatal, sementara 'menguburkan' memberikan sedikit kehormatan. Ini menunjukkan bahwa meskipun raja mati, ia diakui sebagai bagian dari keluarga Daud.
Tahukah kamu
Nama pembunuh: 'Ingat' dan 'Hadiah'?
Yozakar berarti 'Tuhan mengingat' dan Yozabad berarti 'Tuhan memberi'. Nama-nama ini ironis: pembunuh yang namanya mengingatkan pada kebaikan Tuhan, namun mereka melakukan kejahatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 12:21
2 Raja-raja 14:5
Balas dendam anak
“Sesudah kerajaan itu kokoh di tangannya, ia membunuh pegawai-pegawainya yang telah membunuh ayahnya.”
2 Tawarikh 24:26
Identitas pembunuh
“Yang berkomplot melawan dia ialah Zabad, anak Simeat, perempuan Amon, dan Yozabad, anak Simrit, perempuan Moab.”
2 Raja-raja 12:2
Awal yang baik
“Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN seumur hidupnya seperti yang diajarkan oleh Imam Yoyada.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 12:21
✕ Sering dikira
Yoas dikuburkan di makam para raja, karena dikatakan 'di dekat nenek moyangnya'.
✓ Yang sebenarnya
Frasa 'di dekat' menunjukkan lokasi yang dekat, tetapi 2 Tawarikh 24:25 menyebutkan 'di kota Daud' dan bukan di makam raja-raja, yang merupakan kehormatan yang lebih rendah.
✕ Sering dikira
Amazia menjadi raja segera setelah Yoas dibunuh, tanpa proses suksesi.
✓ Yang sebenarnya
Amazia adalah anak Yoas yang naik takhta setelah kematian ayahnya, seperti yang dicatat dalam ayat ini dan pasal berikutnya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 12:21
Kematian Yoa mengingatkan bahwa kedudukan dan kekayaan tidak menjamin akhir yang baik. Yang penting adalah hidup benar di hadapan Tuhan. Marilah kita menilai hidup bukan dari pencapaian duniawi, tetapi dari kesetiaan kita kepada Allah.
Bapa, aku mohon agar akhir hidupku diperkenan-Mu. Tolong aku hidup benar dan setia sampai akhir, Amin.