Menyerah Tanpa Syarat
2 Raja-raja 10:5
Yehu Memurnikan Ibadah dan Menghukum Keluarga Ahab
“Mereka yang menjadi kepala istana, dan menjadi kepala atas kota juga para tua-tua, dan para pengasuh itu mengirim pesan kepada Yehu, “Kami ini hamba-hambamu. Semua yang engkau katakan kepada kami akan kami lakukan. Kami tidak akan mengangkat seseorang menjadi raja. Lakukanlah apa yang baik di matamu.””2 Raja-raja 10:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu kepala istana dan kepala kota, juga para tua-tua dan para pengasuh mengirim pesan kepada Yehu, bunyinya: "Kami ini hamba-hambamu dan segala yang kaukatakan kepada kami akan kami lakukan; kami tidak hendak mengangkat seseorang menjadi raja; lakukanlah apa yang baik menurut pemandanganmu."”2 Raja-raja 10:5 · TB
Terjemahan Baru
“Karena itu kepala istana dan walikota bersama pemuka-pemuka masyarakat dan para wali anak cucu Ahab itu mengirim berita ini kepada Yehu, "Kami takluk kepada Tuan dan bersedia melakukan apa saja yang Tuan perintahkan kepada kami. Kami tidak akan mengangkat siapa pun menjadi raja. Lakukanlah apa yang baik menurut pandangan Tuan."”2 Raja-raja 10:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka pengawas istana, tua-tua dan pejabat kota serta orang-orang yang menjaga anak-anak Ahab mengirim pesan kepada Yehu, isinya, “Kami menundukkan diri menjadi hambamu. Apa pun yang engkau perintahkan akan kami lakukan. Kami tidak akan mengangkat raja. Lakukanlah apa yang menurutmu baik.””2 Raja-raja 10:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he that was over the house, and he that was over the city, the elders also, and the bringers up of the children, sent to Jehu, saying, We are thy servants, and will do all that thou shalt bid us; we will not make any king: do thou that which is good in thine eyes.”2 Raja-raja 10:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 10:5?
Yehu mengirim surat kedua kepada para pemimpin Samaria, menuntut mereka memenggal kepala ketujuh puluh putra Ahab sebagai bukti kesetiaan. Mereka yang tinggal bersama anak-anak raja itu mengasuh mereka, sehingga Yehu menantang mereka untuk menunjukkan loyalitas dengan tindakan kejam ini.
Latar belakang
Kepatuhan yang Penuh Ketundukan
Alih-alih memilih raja, mereka justru menyatakan diri sebagai hamba Yehu. Mereka menolak mengangkat raja lain dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Yehu, dengan harapan mendapat belas kasihan.
Di mana
Samaria
Di kota Samaria, mengirim pesan balasan kepada Yehu di Yizreel
Kapan
~841 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Kepala istana, kepala kota, tua-tua, dan pengasuh
Pejabat tinggi dan pemimpin masyarakat Samaria yang bertanggung jawab atas anak-anak Ahab.
Kepada
Yehu
Panglima perang yang diurapi menjadi raja Israel, ditugaskan memusnahkan keluarga Ahab.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֲבָדֶיךָ
'avadekha · hamba-hambamu
budak, pelayan, atau orang yang tunduk sepenuhnya
דָּבָר
davar · kata
perkataan, perintah, atau firman
טוֹב
tov · baik
baik, menyenangkan, atau benar
'Davar' (kata) sering berarti firman Tuhan atau perintah raja. Dengan menaati 'segala yang Yehu katakan', mereka mengakui otoritasnya sebagai raja. Kata 'tov' menunjukkan bahwa keputusan akhir ada di tangan Yehu, tetapi mereka berharap itu akan baik bagi mereka.
Tahukah kamu
Diplomasi yang Menyelamatkan
Mereka menggunakan istilah 'hamba' sebagai bentuk penyerahan diri dan penghormatan, yang merupakan cara umum untuk menghindari peperangan di zaman kuno.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 10:5
Yosua 9:8
Menyerah sebagai hamba
“Kata mereka kepada Yosua: 'Kami ini hamba-hambamu.'”
2 Raja-raja 18:14
Menyerah kepada raja
“Hizkia, raja Yehuda, mengutus orang kepada raja Asyur di Lakish untuk berkata: 'Aku bersalah, undurlah dari padaku; apa pun yang kaukenakan kepadaku akan kutanggung.'”
Amsal 21:1
Kedaulatan raja
“Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana saja Ia mau.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 10:5
✕ Sering dikira
Mereka menyebut diri hamba karena mereka benar-benar mengakui Yehu sebagai raja yang sah.
✓ Yang sebenarnya
Mereka terpaksa menyerah karena takut, tetapi pengakuan itu nyata.
✕ Sering dikira
Mereka setia kepada keluarga Ahab, tetapi tidak berani melawan Yehu.
✓ Yang sebenarnya
Mereka tampak pragmatis, memilih menyerah daripada mati, bukan karena kesetiaan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 10:5
Terkadang Tuhan mengizinkan kita diuji untuk melihat kesetiaan hati kita. Namun, kita harus berhati-hati agar tidak melakukan kejahatan atas nama ketaatan; selalu uji setiap tindakan dengan kebenaran firman-Nya.
Tuhan, ujilah hati saya dan murnikanlah, agar saya tetap setia kepada-Mu dalam kebenaran, bukan dalam kekerasan. Amin.