Tantangan Kedua
2 Raja-raja 1:11
Elia Menghadapi Raja Ahazia
“Kemudian, raja kembali menyuruh panglima pasukan lima puluh dengan kelima puluh anak buah yang lain untuk menjawab dan berbicara kepadanya, “Hai, abdi Allah, inilah titah raja: ‘Turunlah, segera!’””2 Raja-raja 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian raja menyuruh pula kepadanya seorang perwira yang lain dengan kelima puluh anak buahnya. Lalu orang itu berkata kepada Elia: "Hai abdi Allah, beginilah titah raja: Segeralah turun!"”2 Raja-raja 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu raja mengutus seorang perwira lain bersama lima puluh orang anak buahnya juga. Mereka pergi dan berkata kepada Elia, "Hai, hamba Allah, raja memerintahkan engkau turun sekarang ini juga!"”2 Raja-raja 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ahazia mengirim lagi seorang perwira lain beserta lima puluh prajuritnya. Dia pergi dan berkata kepada Elia, “Hai nabi Allah, turun sekarang juga! Ini perintah raja!””2 Raja-raja 1:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Again also he sent unto him another captain of fifty with his fifty. And he answered and said unto him, O man of God, thus hath the king said, Come down quickly.”2 Raja-raja 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 1:11?
Raja mengirim lagi panglima kedua dengan perintah yang lebih tegas, 'Turunlah segera!' Ini menunjukkan kekerasan hati raja yang tidak mau bertobat. Dia tetap bersikeras memanggil Elia, seolah-olah nabi bisa diperintah.
Latar belakang
Perintah yang Sama, Nasib yang Sama
Raja mengirim panglima kedua dengan lima puluh tentara, dan lagi-lagi mereka datang dengan nada memerintah: 'Turunlah segera!' Elia merespons dengan cara yang sama persis, memanggil api dari langit yang menghanguskan mereka. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak berubah dan kuasa-Nya tidak bisa ditawar.
Di mana
Bukit dekat Samaria
Di puncak bukit, siang hari
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi: Israel dan Yehuda
Yang berbicara
Elia
Nabi yang tidak goyah, tetap berdiri di puncak bukit dengan keyakinan penuh.
Kepada
Panglima kedua
Perwira yang sama angkuhnya, tidak belajar dari nasib pendahulunya.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מְהֵרָה
meherah · segera
dengan cepat, tanpa penundaan
דָּבָר
davar · titah
kata, perintah, firman
אָכַל
akal · menghanguskan
memakan, melahap
Kata 'segera' menunjukkan sikap raja yang menuntut kepatuhan, sementara 'titah' adalah perintah raja. Namun Elia menunjukkan bahwa firman Allah lebih berkuasa daripada titah raja; api yang 'memakan' menegaskan bahwa Allah tidak bisa diperintah.
Tahukah kamu
Angka 50
Dalam militer Israel kuno, pasukan lima puluh adalah unit standar yang dipimpin oleh seorang panglima. Dua regu yang dihanguskan berarti 101 orang tewas (termasuk panglima), menunjukkan betapa seriusnya penghinaan terhadap Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 1:11
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 1:11
✕ Sering dikira
Allah itu kejam karena menghanguskan orang lagi.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah peringatan keras, tapi juga kesempatan untuk bertobat; sayangnya regu kedua tidak memanfaatkannya.
✕ Sering dikira
Elia menjadi sombong karena berulang kali memanggil api.
✓ Yang sebenarnya
Elia bertindak sesuai perintah Allah, bukan untuk kepentingan pribadi; responsnya sama karena situasinya sama.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 1:11
Terkadang kita terus mengulangi kesalahan yang sama, bersikeras pada kehendak sendiri meski Tuhan sudah memperingatkan. Berhentilah dan dengarkan suara Tuhan. Jangan biarkan kekerasan hati membawa kita pada kehancuran.
Tuhan, lembutkan hatiku. Jangan biarkan aku mengulangi kesalahan yang sama. Ajari aku mendengar dan taat pada perintah-Mu. Amin.