Api dari Langit Menghanguskan
Wahyu 20:9
Pemerintahan Seribu Tahun dan Penghakiman Terakhir
PerikopKekalahan Iblis · Wahyu 20:7-10 →“Mereka naik ke dataran bumi dan mengepung perkemahan orang-orang kudus dan kota yang terkasih. Namun, api turun dari langit dan menghanguskan mereka.”Wahyu 20:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus Wahyu 20.10–13 69 dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,”Wahyu 20:9 · TB
Terjemahan Baru
“Maka mereka pun berpencarlah ke seluruh dunia, lalu mengepung perkemahan umat Allah dan kota yang dikasihi Allah. Tetapi api turun dari langit dan memusnahkan mereka.”Wahyu 20:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semua batalion Satanas, yaitu iblis, datang dari seluruh daerah di bumi untuk mengepung perkemahan umat Allah, yaitu kota yang dikasihi-Nya. Tetapi Allah akan menurunkan api dari langit dan menghanguskan mereka.”Wahyu 20:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they went up on the breadth of the earth, and compassed the camp of the saints about, and the beloved city: and fire came down from God out of heaven, and devoured them.”Wahyu 20:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 20:9?
Pasukan musuh mengepung umat Allah, tetapi Allah melepaskan api dari langit yang membinasakan mereka. Ini menunjukkan bahwa pada akhirnya Allah akan bertindak langsung untuk menyelamatkan umat-Nya dan mengalahkan kejahatan.
Latar belakang
Pengepungan dan Penghakiman
Pasukan Gog dan Magog mengepung perkemahan orang-orang kudus dan kota yang dikasihi (Yerusalem), tetapi api turun dari langit dan membinasakan mereka. Ini menunjukkan pembelaan Allah atas umat-Nya dan penghakiman atas musuh-Nya.
Di mana
Patmos
Dalam penglihatan, di bumi
Kapan
~95 M
Akhir zaman (eskatologi)
Yang berbicara
Yohanes
Rasul Yohanes, penatua di Efesus, sekitar 90 M.
Kepada
Jemaat Kristen awal
Pembaca kitab Wahyu di Asia Kecil.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κυκλεύω
kykleuō · mengepung
mengelilingi, mengepung, atau mengitari.
παρεμβολή
parembolē · perkemahan
kamp militer, benteng, atau tempat tinggal sementara.
πῦρ
pyr · api
api, digunakan untuk penghakiman atau penyucian.
Kata 'kykleuō' dan 'parembolē' menggambarkan pengepungan militer yang nyata, tetapi 'pyr' menunjukkan bahwa respons Allah adalah penghakiman yang dahsyat. Ini menekankan bahwa Allah tidak membiarkan umat-Nya dikalahkan; Ia turun tangan dengan kuasa ilahi.
Tahukah kamu
Kota yang Dikasihi
'Kota yang dikasihi' merujuk pada Yerusalem, yang dalam tradisi Yahudi dan Kristen adalah pusat pemerintahan Allah. Beberapa penafsir melihatnya sebagai gambaran gereja atau Yerusalem baru.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 20:9
2 Raja-raja 1:10
Api dari langit
“Elia menjawab: 'Jika aku ini abdi Allah, biarlah api turun dari langit dan memakan engkau dan kelima puluh orangmu.' Maka turunlah api dari langit memakan dia dan kelima puluh orangnya.”
Zakharia 14:2
Serangan ke Yerusalem
“Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk berperang melawan Yerusalem, dan kota itu akan direbut, rumah-rumah akan dirampas, dan perempuan-perempuan akan diperkosa. Setengah dari penduduk kota akan pergi ke pembuangan, tetapi sisa bangsa itu tidak akan dilenyapkan dari kota itu.”
Wahyu 20:14
Lautan api
“Lalu, maut dan Hades dilemparkan ke dalam lautan api. Inilah kematian yang kedua -- lautan api.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 20:9
✕ Sering dikira
Menganggap api dari langit adalah kebetulan atau fenomena alam.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tindakan penghakiman langsung dari Allah yang menyelamatkan umat-Nya.
✕ Sering dikira
Mengira gereja atau 'kota yang dikasihi' akan hancur, padahal ayat ini menunjukkan pembebasan.
✓ Yang sebenarnya
Pengepungan terjadi, tetapi Allah campur tangan; umat-Nya tidak dikalahkan.
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 20:9
Ketika kita merasa terkepung oleh masalah atau serangan musuh, ingatlah bahwa Allah sanggup menolong dengan cara yang tak terduga. Percayakan perjuangan kita kepada-Nya, karena Dia berperang untuk kita.
Tuhan, kami percaya bahwa Engkau adalah pembela kami; lepaskanlah kami dari segala kesesakan dan musuh kami. Amin.