Keluarga Benyamin di Yerusalem

1 Tawarikh 9:8

Daftar Penduduk Yerusalem

Yibnea, anak Yeroham, Ela, anak Uzi, anak Mikhri, dan Mesulam, anak Sefaca, anak Rehuel, anak Yibnia.

1 Tawarikh 9:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 9:8?

Ayat ini melanjutkan daftar orang Benyamin yang kembali ke Yerusalem. Beberapa nama disebutkan beserta silsilahnya, menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang yang diakui secara resmi dan mungkin memiliki peran penting dalam pemulihan kota.

Latar belakang

Meneruskan silsilah Benyamin

Ayat ini melanjutkan daftar keturunan Benyamin yang tinggal di Yerusalem, dengan menyebut beberapa nama lagi dan silsilah mereka.

Di mana

Yerusalem

Bait Suci yang baru dibangun, sekitar 450 SM

Kapan

~450 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari Babel
Pembangunan kembali tembok
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab Tawarikh

Imam atau Lewi pasca-pembuangan, menyusun sejarah umat

O

Kepada

Orang-orang Yehuda yang kembali

Komunitas pasca-pembuangan yang memulihkan identitas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יִבְנְיָה

Yibneyah · Yibnea

TUHAN membangun atau memulihkan

יְרֹחָם

Yerocham · Yeroham

Ia dikasihani

אֵלָה

Elah · Ela

Terebu atau pohon ek

Nama-nama ini mengandung doa: Tuhan membangun, mengasihani, dan menjadi tempat berlindung.

Tahukah kamu

Yibnea, nama langka

Nama Yibnea hanya muncul di sini dan di 1 Tawarikh, menunjukkan bahwa catatan ini unik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 9:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 9:8

✕  Sering dikira

Menganggap orang-orang ini memiliki jabatan penting.

✓  Yang sebenarnya

Mereka hanya warga Yerusalem, bukan pejabat.

✕  Sering dikira

Mengira silsilah ini tidak akurat.

✓  Yang sebenarnya

Catatan ini sangat teliti dan penting bagi identitas bangsa.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 9:8

Pencatatan nama-nama ini menunjukkan bahwa Tuhan peduli pada detail dan individu. Tidak ada yang terlalu kecil bagi-Nya. Saat kita merasa tidak signifikan, ingatlah bahwa Tuhan mengenal nama kita dan memiliki rencana untuk kita.

Bapa, aku bersyukur karena Engkau mengenalku oleh nama. Buat aku sadar bahwa hidupku berharga di mata-Mu, dan pakailah aku untuk kemuliaan-Mu. Amin.