Keturunan Simei Lagi

1 Tawarikh 8:21

Silsilah Suku Benyamin

PerikopSilsilah Raja Saul · 1 Tawarikh 8:1-40 →
“Adaya, Beraya, dan Simrat, adalah anak-anak Simei.”

1 Tawarikh 8:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 8:21?

Ayat ini menyebutkan Adaya, Beraya, dan Simrat sebagai anak-anak Simei dalam silsilah suku Benyamin. Ini adalah catatan keturunan yang menegaskan garis keluarga dan warisan mereka dalam sejarah Israel.

Latar belakang

Melengkapi Daftar Simei

Ayat ini menyebutkan Adaya, Beraya, dan Simrat sebagai anak-anak Simei. Ini melengkapi daftar keturunan Simei yang menjadi kepala kaum.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks penulisan sejarah, mungkin di istana atau rumah imam

Kapan

~450 SM

Pasca-pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembangunan kembali Bait Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan Israel, mencatat silsilah

U

Kepada

Umat Israel pasca-pembuangan

Orang-orang yang kembali dari Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲדָיָה

Adayah · Adaya

TUHAN telah menghiasi

בְּרָאיָה

Berayah · Beraya

TUHAN telah mencipta

שִׁמְרָת

Shimrat · Simrat

Penjagaan; mungkin berarti 'yang dijaga'

Nama-nama ini menggambarkan keyakinan bahwa Tuhan itu aktif: menghiasi, mencipta, dan menjaga umat-Nya.

Tahukah kamu

Nama yang Mengandung Arti 'Ornamen'

Nama 'Adaya' berarti 'TUHAN telah menghiasi', dan 'Beraya' berarti 'TUHAN telah mencipta'. Nama-nama ini mencerminkan pengakuan akan karya Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 8:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 8:21

✕  Sering dikira

Menganggap nama 'Beraya' tidak penting.

✓  Yang sebenarnya

Nama itu mengingatkan bahwa Tuhan adalah pencipta, sesuatu yang mendasar.

✕  Sering dikira

Mengira semua orang dalam ayat ini adalah tokoh besar.

✓  Yang sebenarnya

Mereka mungkin hanya kepala keluarga biasa yang dicatat untuk keturunan.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 8:21

Setiap nama yang dicatat adalah orang yang nyata, dan Tuhan mengetahui mereka. Kita juga dapat memiliki kepastian bahwa Tuhan melihat dan menghargai hidup kita, bahkan saat kita merasa tidak diperhatikan. Marilah kita melayani dengan setia dalam tugas kecil sehari-hari.

Bapa, mampukan kami untuk hidup setia dalam hal-hal kecil karena kami tahu Engkau menghargai kesetiaan. Amin.