Anak-anak Elyoenai

1 Tawarikh 8:20

Silsilah Suku Benyamin

Elyoenai, Ziletai, Eliel,

1 Tawarikh 8:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 8:20?

Ayat ini melanjutkan daftar keturunan Benyamin, menyebutkan Elyoenai, Ziletai, dan Eliel sebagai anak-anak Simei. Ini adalah bagian dari silsilah yang menegaskan keturunan suku Benyamin dan pentingnya menjaga catatan keluarga bagi umat Israel.

Latar belakang

Mencatat Keturunan Simei

Ayat ini melanjutkan daftar keturunan Simei, mencatat tiga anak Elyoenai: Ziletai, Eliel, dan Adaya. Daftar ini mungkin mencakup kepala keluarga yang menetap di Yerusalem.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks penulisan sejarah, mungkin di istana atau rumah imam

Kapan

~450 SM

Pasca-pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembangunan kembali Bait Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan Israel, mencatat silsilah

U

Kepada

Umat Israel pasca-pembuangan

Orang-orang yang kembali dari Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶלְיוֹעֵינַי

Elyo'enai · Elyoenai

Mataku kepada TUHAN

צִלְּתַי

Tziltai · Ziletai

Mungkin berkaitan dengan naungan atau bayangan

אֱלִיאֵל

Eli'el · Eliel

Tuhanku adalah Allah

Nama-nama yang berfokus pada Tuhan menunjukkan bahwa komunitas ini menghidupi iman dalam keseharian, bahkan dalam pemberian nama.

Tahukah kamu

Nama yang Mengandung Nama Allah

Nama 'Elyoenai' berarti 'mataku kepada TUHAN', dan 'Eliel' berarti 'Tuhanku adalah Allah'. Nama-nama ini menunjukkan kesalehan orang tua.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 8:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 8:20

✕  Sering dikira

Menganggap semua nama tidak memiliki arti.

✓  Yang sebenarnya

Nama-nama Ibrani sering memiliki makna religius yang kuat.

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini menceritakan peristiwa tertentu.

✓  Yang sebenarnya

Ini murni silsilah, bukan narasi.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 8:20

Daftar nama yang panjang ini mengingatkan kita bahwa setiap individu memiliki tempat dalam kisah Tuhan. Terkadang kita merasa tidak penting, tetapi dalam catatan Allah, kita memiliki nilai dan peran. Marilah kita hidup dengan kesadaran bahwa hidup kita adalah bagian dari narasi-Nya.

Ya Tuhan, tolong kami untuk menyadari bahwa setiap orang berharga di mata-Mu, termasuk kami. Amin.