Makhir Menikah dengan Suku Lain
1 Tawarikh 7:15
Silsilah Suku-Suku Israel
PerikopKeturunan Manasye · 1 Tawarikh 7:14-19 →“Makhir mengambil seorang istri dari kaum Hupim dan Supim. Nama saudara perempuannya adalah Maakha. Nama anak yang kedua adalah Zelafead. Zelafead hanya memiliki anak-anak perempuan.”1 Tawarikh 7:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Makhir mengambil seorang isteri bagi Hupim dan Supim; nama saudaranya perempuan ialah Maakha. Nama anak yang kedua ialah Zelafead. Zelafead hanya mempunyai anak-anak perempuan.”1 Tawarikh 7:15 · TB
Terjemahan Baru
“Makhir mencarikan istri untuk Hupim dan Supim. Nama istri Makhir adalah Maakha. Anak Makhir yang kedua adalah Zelafead. Zelafehad tidak mempunyai anak laki-laki, hanya anak perempuan.”1 Tawarikh 7:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And Machir took to wife the sister of Huppim and Shuppim, whose sister’s name was Maachah;) and the name of the second was Zelophehad: and Zelophehad had daughters.”1 Tawarikh 7:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 7:15?
Ayat ini mencatat bahwa Makhir mengambil istri dari kaum Hupim dan Supim, dengan nama Maakha, dan anaknya yang kedua adalah Zelafead yang hanya memiliki anak perempuan. Ini menunjukkan pentingnya silsilah keluarga dan bahwa Allah memperhatikan setiap keturunan.
Latar belakang
Pernikahan Makhir dan Keluarga Zelafead
Makhir mengambil istri dari kaum Hupim dan Supim, dan saudara perempuannya bernama Maakha. Dicatat bahwa anak kedua bernama Zelafead, yang hanya memiliki anak perempuan. Ini mengingatkan pada hukum waris anak perempuan.
Di mana
Yerusalem
Dalam catatan resmi kerajaan
Kapan
~450 SM
Sejarah setelah pembuangan
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Sejarawan pasca-pembuangan yang mencatat silsilah
Kepada
Pembaca Tawarikh
Orang Israel yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָכִיר
Makhir · Makhir
Yang dijual, atau mungkin 'yang menyerahkan'
אִשָּׁה
ishshah · istri
Wanita, istri
צְלָפְחָד
Tselophchad · Zelafead
Naungan atau perlindungan, arti tidak pasti
Pencatatan anak perempuan Zelafead bukan sekadar detail silsilah, tetapi penting untuk menunjukkan keadilan warisan bagi perempuan.
Tahukah kamu
Zelafead hanya punya anak perempuan
Kasus Zelafead menjadi dasar hukum bagi anak perempuan untuk mewarisi harta jika tidak ada anak laki-laki, seperti yang dicatat dalam Bilangan 27.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 7:15
Bilangan 27:1-7
Kasus waris putri
“Mendekatlah anak-anak perempuan Zelafead... dan mereka berkata... 'Mengapa nama ayah kami harus hilang dari tengah-tengah kaumnya?'”
Bilangan 36:2
Aturan waris lanjutan
“Mereka berkata, 'TUHAN telah memerintahkan tuanku untuk memberikan tanah itu kepada orang Israel sebagai milik pusaka dengan membuang undi.'”
Yosua 17:3-4
Keturunan Zelafead
“Tetapi Zelafead bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye tidak mempunyai anak laki-laki, hanya anak perempuan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 7:15
✕ Sering dikira
Mengira Maakha adalah istri Makhir.
✓ Yang sebenarnya
Maakha adalah saudara perempuan Makhir, bukan istrinya.
✕ Sering dikira
Mengira Zelafead adalah anak laki-laki terakhir Makhir.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini hanya menyebutkan 'anak yang kedua' bernama Zelafead, bukan berarti anak terakhir.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 7:15
Keluarga adalah bagian penting dari rencana Allah, bahkan dalam hal yang tampak kecil seperti mencatat nama-nama. Hargai keluargamu dan doakan setiap anggota, karena Tuhan peduli pada detail kehidupan kita.
Ya Tuhan, ajari kami menghargai keluarga dan setiap orang yang Engkau tempatkan dalam hidup kami. Kiranya kasih-Mu memenuhi setiap hubungan kami. Amin.